Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 resmi dibuka, Majukan Kerajinan Daerah dan Dorong UMKM Lokal Masuk Pasar Global

Kamis, 20 November 2025 | 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, bersama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza membuka Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 bertemakan “Merajut Tradisi Menenun Inovasi”, yang berlangsung di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Kamis (20/11/2025). Pameran ini merupakan upaya dalam mendongkrak semangat untuk berperan serta aktif dalam upaya memajukan kerajinan daerah, sekaligus mendorong UMKM lokal masuk pasar global.

Pameran Kerajinan Kriya Jemari Lampung akan berlangsung mulai pada tanggal 20 hingga 22 November 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa gelaran ini menjadi langkah besar dalam perjalanan pengembangan kerajinan Lampung. Pameran Kriya Jemari Lampung 2025 menghadirkan transformasi dari Lampung Craft menjadi konsep baru yang lebih modern, segar, inovatif, dan lebih dekat dengan selera masyarakat.

“Ini bukan sekadar pameran, tapi ini juga perayaan kreativitas dan karya tangan para perajin Lampung. Mereka yang bekerja dengan ketekunan dan cinta terhadap budaya daerah. Disinilah karya terbaik, inovasi, serta kekayaan motif dan warna dari seluruh kabupaten/kota di Lampung ditampilkan,” ujarnya.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Sektor kriya adalah salah satu sektor unggulan yang memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi lokal. Produk-produk kriya yang dihasilkan UMKM bukan hanya mencerminkan kreativitas, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan identitas Lampung.
“Kami ingin wastra dan kerajinan Lampung tidak hanya dipakai saat acara adat atau seremoni, tetapi menjadi bagian dari busana dan gaya hidup sehari-hari. Generasi muda, komunitas kreatif, hingga wisatawan harus bisa mengenakan dan memiliki karya pengrajin Lampung dengan bangga,” ujar Gubernur Mirza.

Baca Juga:  Delegasi JMSI Kunjungi Makam Suci Ma Hazhi 

Melalui Kompetisi antar UMKM dalam pameran ini, Gubernur Mirza berharap dapat meningkatkan kreativitas dan daya saing, sehingga produk Lampung semakin unggul di pasar nasional maupun internasional.
“Dengan dukungan kita semua, UMKM kriya dapat berkembang lebih luas, membuka lapangan kerja, meningkatkan ekonomi kreatif, dan menarik wisatawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza menuturkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam ekonomi kreatif dan pariwisata. Tahun lalu, tercatat 18 juta wisatawan domestik berkunjung ke Lampung. Sementara hingga Juli 2025 angka kunjungan telah mencapai 17 juta orang, dan diproyeksikan tembus 28 juta wisatawan domestik sepanjang tahun. “Ini menjadikan Lampung sebagai provinsi tujuan wisata domestik terbesar di luar Jawa–Bali,” ucapnya.

“Rata-rata pengeluaran wisatawan kini mencapai 1,8 juta rupiah. Potensi perputaran uang mencapai puluhan triliun rupiah. Dan wisatawan pasti ingin membawa pulang sesuatu yang khas Lampung seperti wastra, kriya, atau produk umkm lainnya. Ini adalah peluang besar bagi UMKM,”.

Dalam mendorong hal tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat memberikan dukungan melalui pelatihan, akses pembiayaan, perizinan, pemasaran, hingga kolaborasi dengan marketplace.

Diakhir sambutannya, Gubernur Mirza berpesan agar para perajin terus berkarya dan berinovasi. Ia juga mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal. “Setiap pembelian bukan sekadar transaksi, tetapi bentuk apresiasi terhadap karya anak daerah yang turut membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi Lampung,” ujarnya.

“Mari kita bangga menggunakan produk Lampung. Mari kita majukan ekonomi kreatif Lampung bersama-sama,” tutupnya.

Baca Juga:  Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo

Dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari menyampaikan
Kriya Jemari merupakan transformasi dari Lampung Craft dengan semangat baru, pendekatan kuratorial yang lebih modern, serta komitmen kuat untuk memperkuat storytelling setiap produk. “Kami ingin memastikan bahwa setiap karya tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyampaikan kisah, nilai, dan jati diri para pengrajinnya,” ujarnya.

Batin Wulan sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa Kriya Jemari hadir sebagai ruang inklusif. Tidak hanya melibatkan pengrajin muda, UMKM kreatif, desainer lokal, perbankan, dan dunia usaha, tetapi juga kreator serta pengrajin penyandang disabilitas. “Karya mereka memiliki nilai yang sama penting, sama berharga, dan sama patut dibanggakan,” tambahnya.

“Kami percaya bahwa kreativitas tidak mengenal batas fisik. Kerajinan adalah bahasa universal, dan semua yang hadir hari ini layak mendapatkan ruang yang setara. Karya-karya ini menjadi jembatan antara sejarah dan masa depan, sekaligus bukti bahwa kreativitas lokal mampu bersaing dengan produk global,” ujar Batin Wulan.

Dalam perkembangan ekonomi kreatif saat ini, kita dihadapkan pada tantangan menjaga keaslian warisan budaya. “Tugas kita bukan hanya melestarikan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan zaman. Inilah semangat yang menjadi landasan penyelenggaraan acara tahun ini melalui tema Merajut Tradisi Menenun Inovasi,” ujar Batin Wulan.

Usai acara pembukaan, Gubernur Lampung bersama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung beserta rombongan melakukan peninjauan stand pada Pameran Kriya Jemari Lampung.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP
Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   
Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman
Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Tulang Bawang Barat
Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!
4 Rekomendasi Air Cooler Terbaik sebagai Solusi Ruangan Sejuk dan Hemat Listrik di Rumah
Kecelakaan KA Renggut Nyawa Pelajar, Kadishub Lampura : 10 Titik Palang Pintu Sudah Diusulkan
Sat binmas Polres Mesuji Gelar Sambang Binluh ke Ponpes Al Ghazali

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:54 WIB

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:22 WIB

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Tulang Bawang Barat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:19 WIB

Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   

Kamis, 16 Jul 2026 - 21:30 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) menjadi salah satu kabupaten penerima manfaat bantuan bibit kopi untuk mendukung program peremajaan tanaman kopi oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.[]

#indonesiaswasembada

Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:06 WIB

Ombudsman berikan tindakan korektif ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung atas sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.[De]

#indonesiaswasembada

Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:19 WIB