OJK Harus Bentuk Industri Keuangan Kredibel

Sabtu, 9 April 2022 | 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengucapkan selamat kepada jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2022-2027 yang terpilih dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI (Kamis, 7/4). Dewan Komisioner OJK diharapkan mampu untuk menciptakan ekosistem pengawasan, pemeriksaan, audit, serta sinergi dengan berbagai stake holder agar industri keuangan berjalan dengan baik.

“Tentu dari sekian banyak persoalan di sektor keuangan, kita mengharapkan Dewan Komisioner OJK yang baru mampu meningkatkan capaian positif kepengurusan OJK sebelumnya, dan terus membenahi berbagai kekurangan yang ada. Pengawasan dan sinergi kelembagaan adalah kunci untuk memberantas berbagai praktik illegal di sektor keuangan . Apalagi dengan tren banyaknya kasus investasi bodong yang merugikan rakyat, OJK diharapkan berperan lebih optimal dalam mendorong landed pembiayaan yang dapat menguntungkan Rakyat dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi.” ujar Politisi Senior Partai Demokrat ini.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Affan Kurniawan

Ia juga mengungkapkan bahwa di era teknologi digital, sektor keuangan memiliki potensi yang sangat besar, sebanding dengan resiko dan dampak yang terjadi. Tren financial technology, misalnya, total akumulasi pinjaman hingga Februari 2022 mencapai Rp 326,35 triliun, yang terakumulasi pada 76,66 juta rekening. Ada banyak juga masalah terjadi terutama maraknya pinjaman online ilegal yang merugikan rakyat.

Bahkan, lanjut Menteri Koperasi dan UMKM di era Presiden SBY ini, investasi bodong yang sejatinya adalah penipuan online menjadi masalah yang serius dihadapi masyarakat. OJK sendiri merilis sepanjang 10 tahun terakhir, total kerugian dari praktik investasi bodong ini mencapai Rp 117,5 triliun. Ini bukanlah angka yang kecil,begitupun Koperasi simpan pinjam yang perlu pengawasan dan secara keseluruhan menjadi fenomena gunung es yang bisa merugian rakyat jauh lebih besar.

Baca Juga:  Konflik Lahan Sawit, AMUK Tuding Bupati Tidur! Hendrizal: Saya tak Tidur

“Saya harapkan OJK lebih memberikan juga program edukasi dan sosialisasi berkala kepada masyarakat dan stakeholder agar berbagai persoalan di sektor keuangan yang merugikan rakyat tidak kembali berulang. Pelaku kejahatan online akan terus menggunakan banyak modus agar memikat korbannya. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah dan temporer, melainkan upaya berkelanjutan agar rakyat sadar dan waspada. Saya percaya jajaran Dewan Komisioner OJK yang terpilih mampu untuk menjalankan amanah dalam rangka mengawasi industri keuangan yang kredibel dan handal,” tutup Syarief.(*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak
Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia
Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega
DPC PDI Perjuangan Tubaba Nyatakan Dukungan untuk Sudin sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung 2025–2030
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Tulang Bawang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:48 WIB

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:15 WIB

Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:10 WIB

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB

#CovidSelesai

Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:15 WIB

#CovidSelesai

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:10 WIB