Minyakita Melesat Lewati HET, Legislator: Harus Ada Pengawasan Ketat

Rabu, 20 November 2024 | 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harga minyak goreng rakyat atau Minyakita melesat dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah. 

Anggota Komisi VI DPR Sartono Hutomo meminta Pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi persoalan ini.

“Negara harus hadir untuk kebutuhan masyarakat, jangan sampai ada oknum yang bermain didalamnya, mereka mengekspor minyak sawit berlebih ke luar tanpa memperhatikan pasokan dalam negeri disaat minyak kita mengalami harga kenaikan drastis,” kata Sartono kepada wartawan, Rabu (20/11/2024).

Sartono yang juga politikus partai Demokrat ini menuturkan, minyak kita saat pertama kali di rilis pasaran dengan HET 14.500 tahun 2022.merupakan program solusi Pemerintah saat kondisi minyak goreng luluh lantah dengan kelangkaan dan harga yang sangat tinggi saat itu

Baca Juga:  Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Diketahui, harga Minyakita melesat cukup tinggi di banyak daerah beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan Kementerian Perdagangan, harga Minyakita melambung dari HET yang ditetapkan Pemerintah, yaitu Rp 15.700 menjadi Rp 17.058 per liter di 82 kabupaten/kota Indonesia. Bahkan di 32 daerah, harga Minyakita sudah mencapai Rp 18 ribu per liter.
Untuk itu, Sartono menilai, dalam soal melesatnya harga minyak itu harus ada pengawasan yang ketat jangan terjadi penimbunan yg dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, memainkan kondisi pasar.

Baca Juga:  Gempa Tektonik M5,5 Guncang NTT

“Nanti ketika harga naik baru dijual kembali, ini minyak kita mengalami harga kenaikan drastisnya sudah diatur UU nya, tindak tegas supaya jerah,” ujar legislator dapil Jatim ini.

Ditambahkan Sartono, permasalahan lainya adalah distribusi minyak jangan sampai ada penyalahgunaan distribusi, seperti saat ini minyak kita di wilayah timur harganya bsa sampai 20 ribu.

“Ini artinya ada pola distribusi yang kurang tepat, dibuat road mapnya, berikan opsinya yang terbaik sehingga harga bsa di tekan,” tegas anggota MKD DPR ini.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB