Laporan: Nara J Afkar
MESUJI – Kendati diguyur hujan deras dari pagi hingga menjelang siang, namun semangat puluhan Operator dan Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rawajitu Utara (RJU) dalam mengikuti kegiatan Workshop kehumasan dan pelatihan Jurnalistik yang di gelar oleh PWI Mesuji sabtu (26/03) tetap membara.
Keseriusan para Operator dan Kepala sekolah yang ingin mengikuti Workshop itu terlihat dari antusias peserta saat sampai di meja Buku tamu terlihat mereka kepala sekolah; (red:) rela terkena hujan bahkan sampai ada kepala sekolah yang ingin sampai dilokasi Workshop menggunakan sepatu Boot.
“Iya hujan, jalannya becek kalau pake sepatu bisa susah pak makanya harus pake sepatu Boot,” jelas Rubi salah satu kepala sekolah yang ada di RJU.
Workshop Kehumasan dan pelatihan jurnalistik bagi operator dan kepala sekolah Kecamatan Way Serdang merupakan hari terakhir PWI Mesuji melaksanakan Roadshow di setiap kecamatan.
Ketua PwI Mesuji Apriadi mengatakan bahwa pelaksanakaan Workshop kehumasan dibagi lima klaster dan Rawajitu utara merupakan salah satu kecamatan spesial yang dilaksanakan di wilayah kecamatan setempat.
“Ini adalah klaster terakhir, sebelumnya kita sudah keliling di 4 titik dari 7 kecamatan yang ada di kabupaten Mesuji,” terangnya.
Menurutnya ada hal yang perlu dipahami bahwa wartawan bekerja dilindungi UU no 40 tahun 1999,dalam bekerja wartawan diatur oleh kode Etik.
“Jadi disini,kami PWI hadir ingin menjelaskan dan memberi pemahaman apa itu UU no 40 tahun 1999 dan kode etik,yang tak kalah adalah Penting adalah kedepan seluruh operator bisa membuat rilis berita kegiatan di masing-masing sekolahnya yang bersifat baik untuk kemajuan pendidikan di masing-masing sekolahnya,” urainya.
Sementara itu baik K3S maupun pengawas dan kepala sekolah di Kecamatan Rju menyambut baik Workshop kehumasan dan pendidikan jurnalistik,sebab menurut mereka ini penting dan bisa menambah wawasan terkait UU Pers dan kode etik Jirnalistik.
Agus salah satu kepala sekolah dari Rju mengatakan ini langkah baik untuk memulai komunikasi yang lebih baik lagi kepada kawan-kawan Wartawan yang bertugas di kabupaten Mesuji.
“Ini terobosan baik terlebih sudah dipaparkan oleh Kominfo bahwa sudah ada perbub No 55 tahun 2021 seluruh Media yang sudah terverifikasi Kominfo dan mendapatkan SK kominfo,dasar itu sebagai acuan untuk menjalin kerjasama dengan Media,” pungkasnya. ##






![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-225x129.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-225x129.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-225x129.jpeg)



![Satlantas Polres Mesuji, Polda Lampung, menggelar kegiatan bakti sosial TASI BERKAH PRESISI atau sedekah Jumat, dengan membagikan puluhan paket sembako langsung kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Hukum Polres Mesuji, jumat (03/07/2026).[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0048-129x85.jpg)
![Team Tekab 308, Polres Mesuji, Polda Lampung, bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan satwa dilindungi Tapir yang videonya viral di jagat maya, Kabupaten Mesuji.[Nya]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260703-WA0041-129x85.jpg)
![Program revitalisasi satuan pendidikan di SMKN 2 Kotabumi senilai Rp1 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2026 diduga terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan hingga mengarah pada indikasi korupsi.[Ra]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-03-at-11.58.53-129x85.jpeg)


