Meski Diguyur Hujan, Operator dan Kepsek Ini Tetap Semangat Ikuti Workshop Jurnalistik

Minggu, 27 Maret 2022 | 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI – Kendati diguyur hujan deras dari pagi hingga menjelang siang, namun semangat puluhan Operator dan Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rawajitu Utara (RJU) dalam mengikuti kegiatan Workshop kehumasan dan pelatihan Jurnalistik yang di gelar oleh PWI Mesuji sabtu (26/03) tetap membara.

Keseriusan para Operator dan Kepala sekolah yang ingin mengikuti Workshop itu terlihat dari antusias peserta saat sampai di meja Buku tamu terlihat mereka kepala sekolah; (red:) rela terkena hujan bahkan sampai ada kepala sekolah yang ingin sampai dilokasi Workshop menggunakan sepatu Boot.

“Iya hujan, jalannya becek kalau pake sepatu bisa susah pak makanya harus pake sepatu Boot,” jelas Rubi salah satu kepala sekolah yang ada di RJU.

Workshop Kehumasan dan pelatihan jurnalistik bagi operator dan kepala sekolah Kecamatan Way Serdang merupakan hari terakhir PWI Mesuji melaksanakan Roadshow di setiap kecamatan.

Baca Juga:  Delapan Organisasi Pers Kompak! Santunan Anak Yatim, Donor Darah hingga Lomba Agustusan Siap Digelar

Ketua PwI Mesuji Apriadi mengatakan bahwa pelaksanakaan Workshop kehumasan dibagi lima klaster dan Rawajitu utara merupakan salah satu kecamatan spesial yang dilaksanakan di wilayah kecamatan setempat.

“Ini adalah klaster terakhir, sebelumnya kita sudah keliling di 4 titik dari 7 kecamatan yang ada di kabupaten Mesuji,” terangnya.

Menurutnya ada hal yang perlu dipahami bahwa wartawan bekerja dilindungi UU no 40 tahun 1999,dalam bekerja wartawan diatur oleh kode Etik.

“Jadi disini,kami PWI hadir ingin menjelaskan dan memberi pemahaman apa itu UU no 40 tahun 1999 dan kode etik,yang tak kalah adalah Penting adalah kedepan seluruh operator bisa membuat rilis berita kegiatan di masing-masing sekolahnya yang bersifat baik untuk kemajuan pendidikan di masing-masing sekolahnya,” urainya.

Baca Juga:  DPRD Way Kanan Gelar Rapat Paripurna Dengan 3 Agenda 

Sementara itu baik K3S maupun pengawas dan kepala sekolah di Kecamatan Rju menyambut baik Workshop kehumasan dan pendidikan jurnalistik,sebab menurut mereka ini penting dan bisa menambah wawasan terkait UU Pers dan kode etik Jirnalistik.

Agus salah satu kepala sekolah dari Rju mengatakan ini langkah baik untuk memulai komunikasi yang lebih baik lagi kepada kawan-kawan Wartawan yang bertugas di kabupaten Mesuji.

“Ini terobosan baik terlebih sudah dipaparkan oleh Kominfo bahwa sudah ada perbub No 55 tahun 2021 seluruh Media yang sudah terverifikasi Kominfo dan mendapatkan SK kominfo,dasar itu sebagai acuan untuk menjalin kerjasama dengan Media,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM
DPRD Way Kanan Gelar ‘ Rapat Paripurna Internal”
Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WIB

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB

Seorang penari menampilkan Tari Topeng Cirebon di salah satu gerbong Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat saat kereta melaju di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:08 WIB

Panitia Pemilihan Rektor Unila

#indonesiaswasembada

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:42 WIB