Membanggakan! Dosen UIN RIL Dapat Research Fellowship di Imam Bukhari International Scientific Research Center Uzbekistan

Senin, 11 Agustus 2025 | 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Dosen UIN Raden Intan Lampung (RIL), Damanhuri, M.Pd., menerima research fellowship dari Imam Bukhari International Scientific Research Center (IBISRC), Samarkand, Uzbekistan. Riset ini dilaksanakan pada 1 Agustus hingga 30 September 2025.

Undangan riset tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dengan Ketua International Office, Bambang Budiwiranto, Ph.D., ke IBISRC pada 9 Oktober 2024 lalu. Sebagai salah satu mitra strategis IBISRC, UIN RIL mendapat research fellowship dengan pendanaan dari lembaga riset tersebut.
Kolaborasi riset internasional ini menjadi salah satu realisasi program internasionalisasi yang menjadi pilar program kerja Rektor UIN Raden Intan Lampung. Selain itu, research fellowship dan capaian program internasional lainnya, semakin mengokohkan langkah kampus menuju visi Bertumbuh Mendunia.

Pada research fellowship tahun 2025, Damanhuri, yang juga merupakan Sekretaris Prodi S2 Pendidikan Agama Islam ini bergabung dengan dua peneliti lain dari Tunisia dan Malaysia. Penelitian yang diusung berjudul Decolonizing Islamic Studies, Reclaiming Epistemic Sovereignty.

“Sebagai peneliti tamu, saya berkewajiban mempresentasikan research project pada minggu kedua masa fellowship dan final project pada minggu ketujuh. Selain itu, saya juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah dan kultural yang diselenggarakan IBISRC,” ujar Damanhuri dari Samarkand.
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada 2017, The Imam Bukhari International Scientific Research Center mendapat mandat penting tidak hanya untuk mengumpulkan, mengkaji, dan mendiseminasikan karya-karya tentang Imam Bukhari atau disiplin hadits. Lembaga ini juga menggali kekayaan khazanah intelektual Islam lintas dengan segala kepelbagaian disiplinnya.
“Untuk mewujudkan misi itu, IBISRC rutin menggelar konferensi, simposium, seminar, pameran, hingga kegiatan kebudayaan antarbangsa, dan juga membuka kesempatan research fellowship bagi peneliti mancanegara,” paparnya.

Baca Juga:  Polres Mesuji Gelar Sertijab Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, dan Kasi Propam

IBISRC berada di kompleks pemakaman Imam Bukhari di Distrik Payaryk, Khoja Ismail Town, Samarkand. Kompleks tersebut kini sedang dalam tahap akhir renovasi besar-besaran dan menjelang fase-fase terakhir pemugarannya. Bangunan megah seperti masjid raya, mausoleum, museum, dan Institut Kajian Hadits berdiri menjulang, seakan menjadi mesin waktu membawa pengunjung kembali ke masa kejayaan peradaban Islam dan kini tengah dieskavasi serta dirancang ulang untuk masa depan. Selain itu, situs bersejarah seperti Registan Square, mausoleum Amir Timur Gur Emir, dan madrasah Ulugh Beg di Samarkand, serta kawasan Bukhara, Khiva, dan Termez, menjadi destinasi ziarah budaya para peneliti tamu dari berbagai negara.
Uzbekistan adalah salah satu negara di Asia Tengah yang melahirkan banyak ilmuwan dengan warisan intelektual yang melampaui zaman. Tokoh besar seperti Imam al-Bukhari, al-Tirmidzi, al-Maturidi, Ibnu Sina, al-Khawarizmi, al-Biruni, dan Abu Laits al-Samarqandi, adalah contoh cerdik-cendikia dari jejak emas peradaban yang lahir dari kawasan ini dengan legasi intelektual yang memesona dunia riset hingga saat ini.

Bagi umat Islam Indonesia, Uzbekistan memiliki ikatan sejarah yang istimewa. Ibrahim Asmoro Qondi, ayah Sunan Ampel, diyakini berasal dari Samarkand, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan kereta cepat Afrosiyob dari Tashkent, ibu kota Uzbekistan.
Dalam sejarah lisan, sosok Ibrahim Asmoro Qondi (terkadang disebut Makdum Brahim Asmoro) kerap dianggap identik dengan Abu Laits al-Samarqandi, seorang polymath yang karyanya banyak dipelajari di dunia pesantren. Bahkan, ada pula yang mengaitkannya dengan Maulana Malik Ibrahim dari kawasan Magrib (Maroko).
Kitab Usul Nam Bis, versi lokal dari Bahjat al-‘Ulum karya Abu Laits al-Samarqandi, sering dipercaya sebagai karya Asmoro Qondi. Padahal riset mutakhir menunjukkan bahwa keduanya Ibrahim Asmoro Qondi (hidup di awal abad XIV) dan Abu Laits (abad X/944-983) hidup terpaut hampir empat abad.

Baca Juga:  Ledakan Guncang Pasar Cimanggis di Ciputat, 2 Tewas

Dengan irisan dan afinitas historis-teologis serta beragam narasi historis anarkronistik yang menyertainya, Indonesia-Uzbekistan bagaimanapun jelas memiliki pertautan sejarah yang istimewa. Tidak mengherankan jika negara yang berada di kawasan yang sering disebut Mavarounnahr (Mawarannahr) kini menjadi salah satu destinasi wisata dan ziarah paling populer bagi Muslim Indonesia.

Jalinan relasi Uzbekistan-Indonesia kian menguat dalam sejarah modern kedua negara sebab Bung Karno, Presiden Pertama RI. Beliau merupakan salah satu penggagas pemugaran makam Imam Bukhari yang lama terbengkalai dan tak terawat saat Uzbekistan masih di bawah kendali kekuasaan politik Uni Soviet.


Penulis : Anis


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemkab Mesuji dan TNI Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di RJU
Elfianah Minta Pelayanan Perizinan di Mesuji Transparan
Uji Coba Prasmanan, SPPG Abung Semuli Sajikan Makanan Hangat
PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina
Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan
Pabrik Kelapa ‘FreeNow’, Serap 1000 Tenaga Kerja
Iran Bawa Isu Palestina dalam Penyelesaian Hormuz dan Nuklir
Ratusan Siswa Ramaikan SeAn Olympic Challenge Chapter 2 di Bandar Lampung

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Pemkab Mesuji dan TNI Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di RJU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Elfianah Minta Pelayanan Perizinan di Mesuji Transparan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Uji Coba Prasmanan, SPPG Abung Semuli Sajikan Makanan Hangat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:16 WIB

PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Berita TNI

Pemkab Mesuji dan TNI Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di RJU

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:52 WIB

Berita Utama

Elfianah Minta Pelayanan Perizinan di Mesuji Transparan

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:45 WIB

Wabup Lampung Utara Coba Makanan MBG Prasmanan

Berita Utama

Uji Coba Prasmanan, SPPG Abung Semuli Sajikan Makanan Hangat

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:51 WIB

Personel pertahanan sipil Palestina memindahkan jenazah seorang korban dari reruntuhan bangunan yang menampung pengungsi Palestina di Gaza City pada 16 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:16 WIB

Berita Utama

Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:22 WIB