Laporan: Vini
Minyak argan terbuat dari biji yang tumbuh di pohon argan asli Maroko. Minyak argan sering dijual sebagai minyak murni yang dapat langsung dioleskan langsung ke kulit atau dikonsumsi untuk memberikan manfaat kesehatan.
Terkadang, minyak argan datang dalam bentuk kapsul suplemen. Selain itu, minyak argan juga biasa dicampur ke dalam sejumlah produk kosmetik seperti sampo, sabun, dan kondisioner.
Dikutip cnnindonesia.com, berikut beberapa manfaat minyak argan bagi rambut dan kulit.
1. Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari
Wanita Maroko telah lama menggunakan minyak argan untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan akibat sinar matahari. Sebuah studi menemukan bahwa aktivitas antioksidan dalam minyak argan mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh sinar matahari.
Sebagai hasilnya, minyak tersebut juga membantu untuk mencegah luka bakar dan hiperpigmentasi. Dalam jangka panjang, minyak argan dapat membantu mencegah perkembangan kanker kulit, termasuk melanoma.
2. Melembapkan kulit
Minyak argan tampaknya paling sering digunakan sebagai pelembap. Inilah mengapa minyak argan sering ditemukan dalam losion, sabun, dan kondisioner rambut.
Minyak tersebut dikenal sebagai pelembap yang ampuh berkat kelimpahan vitamin E, yang merupakan antioksidan larut dalam lemak yang dapat membantu meningkatkan retensi air di kulit.
3. Mengobati sejumlah kondisi kulit
Minyak argan mengandung banyak khasiat penyembuhan, termasuk sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Keduanya membantu mengurangi gejala sejumlah kondisi peradangan pada kulit seperti psoriasis dan rosacea.
1 2 3 Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


