Lucu Tapi Nyata, Aceh Penghasil Migas, Tapi Antri BBM Dimana-Mana

Selasa, 10 Januari 2023 | 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, meminta pemerintah pusat untuk memberi perhatian khusus kepada Aceh terkait kelangkaan Bahan Bakar Migas (BBM) subsidi di Aceh. Hal ini menyebabkan antrian panjang di sejumlah daerah di Aceh.

Kondisi ini terjadi hingga awal Januari 2023 dan belum ada solusi kongkrit dari pemerintah.

“Aceh itu penghasil Migas, tapi antrian BBM subsidi dimana-mana,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini dalam paripurna DPD RI di Senayan.

Baca Juga:  LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang Jawa Barat

“Sangat ironis ketika Aceh sebagai penghasil Migas, tapi kebutuhan BBM untuk masyarakat tak mencukupi. Kondisi ini sudah terjadi hampir setengah tahun,” kata kandidat doctor di UIN Ar-Raniry ini lagi.

Syech Fadhil meminta persoalan krisis BBM subsidi di Aceh untuk menjadi persoalan serius yang harus ditanggapi segera. Apalagi, katanya, DPD merupakan lembaga yang mewakili aspirasi daerah.

Selain itu, Syech Fadhil meminta pihak terkait, dalam hal ini BPH Migas menambah kuota BBM subsidi untuk Aceh.

Baca Juga:  Ratu Hemas : RUU Daerah Kepulauan Perkuat Kebijakan Arah Pembangunan

“Saya meminta DPD RI secara kelembagaan untuk konsern dengan masalah ini,” tegas sahabat Ustadz Abdul Somad (UAS) di Aceh ini.

Sebelumnya diberitakan, Syech Fadhil juga menerima keluhan mayoritas warga saat turun ke pesisir Aceh sepekan sebelumnya. Mayoritas warga mengeluh sulitnya memperoleh BBM subsidi untuk kebutuhan sehari-hari, terutama sopir truk dan angkutan umum lainnya.

Para sopir harus antri berjam-jam untuk memperoleh BBM subsidi. Hal ini mengakibatkan jam kerja mereka berkurang. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan
Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025
Deddy Sitorus Beri Klarifikasi Tudingan Menghina Profesi Jurnalis Dengan Sebutan “Gerombolan Sirkus”
Pengurus JMSI Banyuwangi Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Komitmen Peran Media dalam Investasi Daerah
AS Terus Lakukan Pengetatan Terhadap Produk China
FIFA Disiplinkan AFA Pasca Bentrok Pemain Argentina vs Spanyol
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Mirza Ajak PP Polri Perkuat Sinergi Wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas
Proyek 2020 Masjid Agung Mesuji Macet, Hingga Kini Masih Pulbaket di Mapolda
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:17 WIB

Lampung Siapkan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027 yang Realistis dan Berkelanjutan

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:11 WIB

Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:46 WIB

Deddy Sitorus Beri Klarifikasi Tudingan Menghina Profesi Jurnalis Dengan Sebutan “Gerombolan Sirkus”

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:44 WIB

Pengurus JMSI Banyuwangi Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Komitmen Peran Media dalam Investasi Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:03 WIB

AS Terus Lakukan Pengetatan Terhadap Produk China

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban 2025

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:11 WIB


Jurnalis dan pemengaruh media sosial dari negara-negara ASEAN berinteraksi dengan robot anjing di zona robotika di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 29 Juli 2026. [Xin]

#indonesiaswasembada

AS Terus Lakukan Pengetatan Terhadap Produk China

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:03 WIB