Lampung Disiapkan Jadi Pusat Bioetanol Nasional,Wamen Investasi Tinjau Lokasi Pabrik di Lamsel

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN— Pemerintah terus mendorong pengembangan sektor energi baru terbarukan melalui pembangunan ekosistem bioetanol berbasis komoditas pertanian di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Dzausal mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia Todotua Pasaribu meninjau calon lokasi pembangunan pabrik bioetanol di Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan site visit kedua setelah sebelumnya dilakukan peninjauan lokasi pertama di wilayah Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengembangan industri bioetanol terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia Todotua Pasaribu menyampaikan bahwa proyek strategis ini dirancang untuk menjawab tantangan kesenjangan pasokan bioetanol nasional.

“Saat ini kebutuhan nasional untuk mendukung penerapan konsep S10 pada tahun 2028 mencapai sekitar 2,5 juta kiloliter (KL), sementara kapasitas produksi pabrik etanol yang ada di Indonesia baru mencapai sekitar 120 ribu KL,” ujar Todotua.

Baca Juga:  Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mesuji Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Labuhan Permai   

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan areal penanaman sorgum sekitar 24.000 hektare. Potensi lahan yang tersedia meliputi sekitar 20.000 hektare kawasan register yang masih dapat dikembangkan, serta tambahan sekitar 4.000–5.000 hektare lahan milik PTPN yang memasuki masa peremajaan tanaman.

Kerja sama dengan PTPN dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan cadangan lahan.

Pengembangan sorgum juga menjadi alternatif pemanfaatan lahan produktif dengan mempertimbangkan aspek keekonomian serta potensi hasil produksi dibandingkan komoditas sebelumnya.

Selain itu untuk pemanfaatan lahan tidak produktif (idle land), termasuk potensi kawasan register, akan diarahkan untuk mendukung agenda ketahanan energi nasional melalui koordinasi bersama pemerintah pusat.

Todotua juga menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan pengadaan peralatan yang diperlukan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Proses peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik ditargetkan berlangsung paling cepat pada Agustus dan paling lambat Desember 2026.

Baca Juga:  WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Proyek ini turut mengedepankan aspek transfer teknologi melalui kerja sama strategis antara Pertamina New Renewable Energy (PNRE), Rabbit, dan Toyota, termasuk Toyota Tsusho.

“Kolaborasi ini sekaligus mengaktifkan kembali serta menyempurnakan hasil riset biomassa dan bioetanol yang sebelumnya telah dikembangkan oleh para peneliti Jepang di wilayah Lampung,” kata Todotua.

Dalam pengembangan bioetanol ini, sorgum diproyeksikan menjadi salah satu bahan baku utama (feedstock) untuk mendukung program ketahanan energi nasional.

Melalui pengembangan tersebut, Provinsi Lampung diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan energi terbarukan berbasis pertanian, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber
RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026
Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung
Kunjungi Calon Siswi Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Wagub Jihan Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Gubernur Lampung Dianugerahi Tongkat Pusaka dan Lencana Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:19 WIB

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:18 WIB

RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:19 WIB

Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung

Berita Terbaru