KPB Provinsi Gelar Audensi dengan Kementan RI

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Kartu Petani Berjaya (KPB) adalah suatu program unggulan Provinsi Lampung yang menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Tujuan Program Kartu Petani berjaya (KPB) adalah untuk memberikan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian yang terintegrasi antara lain; Kemudahan mendapatkan sarana produksi pertanian Kemudahan akses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya, memberikan bantuan dan pembinaan manajemen usaha dan teknologi dalam bentuk pendampingan, pemasaran hasil pertanian; Layanan asuransi (Asuransi Usaha Tani Padi/AUTP, Asuransi Usaha Ternak Sapi/AUTS, Asuransi Petani Perkebunan dan Asuransi Nelayan) – Program beasiswa pendidikan bagi keluarga petani miskin.

Baca Juga:  Wakil Rektor II UIN RIL Prof. Safari Terpilih sebagai Ketua IKA UIN Sunan Kalijaga Wilayah Lampung

Masih kata, Kadis Kominfotik, pointers lainnya penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani di Provinsi Lampung diimplementasikan dalam Program Kartu Petani berjaya (KPB).

Sesuai dengan mandatori Program Kartu Tani Kementerian Pertanian, bahwa untuk Provinsi Lampung Bank Himbara pelaksana Program Kartu Petani berjaya (KPB) adalah Bank BNI, dan Progres penebusan pupuk bersubsidi menggunakan aplikasi Kartu Petani Berjaya (KPB).

Baca Juga:  MPLS SMPN 1 Sungkai Tengah Tekankan Adaptasi, Disiplin, dan Anti-Bullying

Ganjar Jatino menambahkan, Per tanggal 20 Mei 2022 sebanyak 14.285 petani di 10 Kabupaten/Kota dengan sistem pembayaran menggunakan virtual account Bank BNI. Sesuai prinsip Satu Data Indonesia, untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data, untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan pemenuhan atas data pemerintah yang akurat, terbuka dan interoperabel atau mudah dibagipakaikan antar pengguna data.

“Diperlukan kerjasama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dengan Pusdatin terkait Sistem Penghubung Layanan/SPL (Interoperabilitas) antara e-RDKK dengan sistem e-KPB, ” Tutupnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA
DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah
Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung
Mengemas Sejarah di Era Digital
Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?
Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Penyandang Disabilitas
DPRD Mesuji Apresiasi Kerja Cepat Polres dan Jajaran Dalam Menangkap Pelaku Penembakan Seorang Ibu di Wiralaga 
RS Jiwa Berganti Nama jadi RS Alamsyah Ratu Perwiranegara
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Mengemas Sejarah di Era Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Warga Bakar Fasilitas Perusahan PT BSA

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:30 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Meminta Pemerintah Terbitkan Travel Warning Ke Timur Tengah

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:30 WIB

#indonesiaswasembada

Ngopi Kerukunan Jaga Harmoni Bandar Lampung

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:04 WIB

Sonny dan Mas Wamen Kebudayaan RI-Giring [xin]

#indonesiaswasembada

Mengemas Sejarah di Era Digital

Rabu, 12 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Rabu, 12 Agu 2026 - 14:57 WIB