Komisi XIII Serap Aspirasi Lapas Di Makasar Masih Kelebihan Kapasitas

Kamis, 6 Februari 2025 | 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Dalam kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Komisi XIII DPR RI menyoroti berbagai permasalahan yang perlu segera dibenahi. Beberapa di antaranya adalah pasokan air dan listrik, over-kapasitas lapas, serta gizi makanan bagi tahanan dan warga binaan.

Anggota Komisi XIII DPR RI Ali Mazi menekankan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar para penghuni lapas, terutama terkait makanan dan listrik.

“Yang terpenting, untuk Lembaga Pemasyarakatan ini, saya rasa kita harus membantu dalam masalah makan dan minum. Tadi juga ada masalah mengenai listrik, ini kalau listrik mati bisa menjadi masalah besar,” ujarnya dalam kunjungan pada Kamis (6/2/2025).

Baca Juga:  TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Salah satu permasalahan krusial yang menjadi perhatian adalah overkapasitas. Berdasarkan data yang diterima, jumlah penghuni rutan dan lapas di Sulawesi Selatan saat ini mencapai 11.272 orang, padahal kapasitas seharusnya hanya untuk 6.110 orang.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia yang turut mengunjungi Kantor Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan pada Jumat (7/2/2025), menegaskan bahwa overkapasitas dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.

Baca Juga:  Sol Banjir, Firman ; Benahi dari Hulu ke Hilir

“Ya, over-kapasitas ini bisa berbahaya karena dapat memicu penyebaran penyakit dan tentunya tidak baik bagi tahanan serta warga binaan. Kami akan segera meneruskan masalah ini dalam agenda selanjutnya bersama Menteri Keuangan serta Menteri Hukum dan HAM,” jelasnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Komisi XIII DPR RI dalam memastikan sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi dengan memperhatikan kebutuhan dasar dan kesejahteraan para tahanan serta warga binaan.(*)


Penulis : Heri S


Editor : Romy


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:18 WIB

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 Nov 2026 - 22:18 WIB


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB