Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Direktur Utama JakPro Iwan Takwin mengumumkan Steering Committe (SC) dan Organizing Committe (OC) pelaksana Jakarta e-Prix 2023. Ketua SC dipegang Bamsoet, bersama Ahmad Sahroni, Bobby Nasution, Rikardo Gelael, Tinton Soeprapto dan Anando Eko. Sedangkan Ketua OC dipegang Ananda Mikola, Wakil Ketua OC Akbar Himawan Buchhari.

“Formula e-Prix di Jakarta siap digelar dan berlangsung dalam dua race, yaitu race ke 10 dan 11. Race Formula E ke-10 pada tanggal 3 Juni 2023 dan race Formula E ke-11 pada tanggal 4 Juni 2023. Jakarta e-Prix diikuti oleh 22 drivers dari 11 team manca negara. Jakarta e-Prix 2023 dipastikan tidak akan menggunakan APBD DKI Jakarta. Sehingga JakPro akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak swasta untuk menjadi sponsor dengan skema business to business,” ujar Bamsoet dalam konferensi pers persiapan Jakarta e-Prix 2023, di Jakarta, Selasa (28/2).

Turut Hadir Ketua Organizing Committee Ananda Mikola, Sekretaris Steering Committee/Sekjen IMI Ahmad Sahroni, Dewan Pembina IMI Pusat Tinton Soeprapto dan Robert Kardinal, Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Andrys Rinaldi, Komunikasi dan Media Sosial IMI Pusat Dwi Nugroho, Ketua IMI DKI Jakarta Anondo Eko, Ketua Harian IMI DKI Jakarta Dimas Raditya Soesatyo, Sekretaris IMI DKI Jakarta Dodi Irawan, serta Wasekjen HIPMI Sunny Boy dan Kania Yusril Izha Mahendara.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, mobil yang digunakan para pembalap Jakarta e-Prix 2023 merupakan mobil balap listrik Gen 3. Mobil balap listrik ini merupakan keluaran terbaru yang diyakini sebagai yang tercepat, teringan, paling bertenaga, dan paling efisien di antara mobil-mobil single seater bertenaga listrik yang pernah dibuat.

Baca Juga:  Penindakan Korupsi Harus Kembalikan Pemasukan Negara

“Project Director for Jakarta e-Prix, Gemma Roura, sebagai perwakilan Formula E Operation (FEO) juga telah meninjau JIEC. Hasilnya, dari sektor sirkuit tidak ada masalah. FEO puas dengan persiapan teknis dan nonteknis yang sedang berjalan,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, diharapkan gelaran Jakarta e-Prix akan membantu membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Sebagaimana telah terjadi pada Jakarta e-Prix 2022 lalu.

Institute for Development of Economic and Finance menganalisis Jakarta E-Prix 2022 memberikan dampak ekonomi total Rp 2,638 triliun bagi Jakarta atau berkontribusi 0,08 persen pada pertumbuhan ekonomi Jakarta 2022.

“Jakarta E-Prix 2022 juga berdampak pada pertumbuhan produk domestik regional bruto sebesar 0,105 persen atau senilai Rp 2,041 triliun. Kita harapkan dampak tersebut akan meningkat pada Jakarta E-Prix 2023. Selain dampak ekonomi, kita berharap di tahun mendatang juga bisa lahir local hero, pembalap nasional berkualitas internasional yang bisa turun dalam ajang Formula E, yang dapat menjadi kebanggaan Indonesia. Ini merupakan tugas besar bagi IMI yang harus segera ditunaikan,” pungkas Bamsoet.¬†##

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini