Ketua MPR RI Ajak Tinggalkan Kampanye Hitam

Sabtu, 18 November 2023 | 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BANJARNEGARA- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen Bambang Soesatyo mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign dalam kontestasi pemilihan umum. Termasuk melakukan segala cara untuk meraih kemenangan, sekalipun merugikan atau menghancurkan pihak lain.

“Pemilu itu merupakan pesta demokrasi. Karena pesta maka semua pihak harus gembira. Jangan rusak pesta demokrasi yang berlangsung dengan menggunakan cara-cara kotor atau black campaign yang merugikan orang lain untuk meraih kemenangan,” ujar Bamsoet saat meresmikan Posko Bersama Bambang Soesatyo Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, Jumat (17/11/23).

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UIN RIL dan Unila Kolaborasi Bersihkan Lingkungan Rajabasa Raya

Hadir antara lain Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjarnegara Agus Junaidi serta para fungsionaris Partai Golkar Kabupaten Banjarnegara.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan segelintir orang yang menginginkan terjadinya perpecahan di masyarakat dengan melakukan kampanye hitam. Kampanye hitam hanya dilakukan oleh orang yang haus kekuasaan, namun miskin ide dan gagasan.

Baca Juga:  Harga Minyak Goreng Meninggi, Pemprov Lampung: Awasi Distribusi

“Jabatan politik merupakan sebuah amanah. Karenanya, harus didapatkan dengan cara-cara yang bijaksana. Bukan dengan cara kotor yang mengorbankan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini mengajak para kontestan Pemilu menjadikan nurani dan aspirasi rakyat sebagai semangat dan misi perjuangan. Rakyat harus dijadikan sebagai subjek utama, bukan sekadar objek.

“Dengarkan keluhan, masalah dan aspirasi yang disampaikan oleh rakyat. Hadirlah ditengah mereka. Berusahalah menjadi solusi. Muliakan rakyat, karena sejatinya kedaulatan ada di tangan rakyat,” pungkas Bamsoet. ##

Berita Terkait

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah
BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!
Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak
Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:35 WIB

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:18 WIB

BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:08 WIB

Gedung DPRD Makassar Terbakar Usai Aksi Massa, Ketua JMSI Lampung: “Dengarkan Suara Rakyat dengan Hati

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:48 WIB

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB