Ketua MPR Dorong Pelaku Usaha Kembangkan Social Commerce

Senin, 1 Agustus 2022 | 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa selain melalui platform e-Commerce, tren perdagangan ekonomi digital saat juga sudah mulai merambah kepada Social Commerce (s-Commerce), yakni berbelanja melalui jaringan sosial media, seperti Instagram Shops, Tiktok Shops, ataupun Facebook Shops.

Menurut kajian PR Newswire, nilai transaksi Social Commerce secara global diproyeksikan tumbuh hingga USD 604,5 miliar pada tahun 2027.

“Untuk Indonesia, terdapat sekitar 191,4 juta pengguna media sosial atau setara dengan 68,9 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Menjadikan potensi social commerce diprediksi mencapai USD 200 miliar pada tahun 2028. Hal ini tidak lepas karena kecenderungan masyarakat Indonesia yang suka bersosialisasi melalui media sosial. Dengan hadirnya Social Commerce, selain memudahkan masyarakat untuk berinteraksi juga memudahkan mereka untuk berbelanja. Karenanya para pelaku usaha perdagangan digital, selain menyasar e-Commerce juga harus mulai memikirkan strategi memasarkan produk dan jasa melalui Social Commerce,” ujar Bamsoet usai menerima jajaran SMEsHub, di Jakarta, Senin (1/8).

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba

Jajaran SMEsHub yang hadir antara lain, Founder and CEO Lutpi Ginanjar, Director and HR Nunung Nurhayati, Creative Director Danu Karunia, Partnership Specialist Debby Tiana, serta Creative Bima Satrya.

Bamsoet menjelaskan, SMEsHub memiliki konsentrasi usaha dalam mengembangkan ekosistem bisnis UMKM melalui konsep pemberdayaan generasi muda untuk menciptakan ekonomi berkelanjutan yang dapat berdaya saing global.

Karena itu, dirinya mendukung rencana SMEsHub menyelenggarakan Duta Ekspor Muda, safari ke berbagai pedesaan untuk mencari local champion di masing-masing desa. Membantu warga dan UMKM di pedesaan untuk memasarkan produk unggulannya ke berbagai negara.

“Sebagai contoh, di daerah pemilihan saya di Kabupaten Purbalingga, masyarakatnya memiliki keahlian memproduksi bulu mata hingga rambut palsu. Selama ini mereka hanya menjadi pekerja. Saya mendorong SMEsHub bersama pemerintah Kabupaten Purbalingga dan warga Purbalingga untuk berkolaborasi. Warga memproduksi, SMEsHub membantu pemasaran ekspornya. Sehingga keuntungan ekonomi yang didapatkan warga bisa berkali lipat dibandingkan hanya menjadi pekerja pabrik,” jelasnya.

Baca Juga:  HAJI 2026: Suhu 45-46’, Jamaah Merokok Jangan Egois

Ia menjelaskan, SMEsHub telah masuk dalam Top 30 ASEAN Startup Challenge, ASEAN BAC (Business Advisory Council). Beroperasi di 19 provinsi di Indonesia. Memiliki 30 partner yang berasal dari 24 negara, serta memiliki 825 buyer dari 42 negara. Tidak heran jika dalam tahap awal saja, SMEsHub telah mendapatkan kontrak dari Malaysia untuk mengekspor 4 ribu ton sampah plastik scrap.

“Mereka juga sedang bekerjasama dengan berbagai bengkel UMKM untuk memproduksi SMEsBike, sepeda listrik yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak berbagai kegiatan usaha masyarakat seperti Starbuck Keliling (Starling) dan lain sebagainya. Selain membantu pemasaran produk UMKM dari berbagai pedesaan, SMEsHub juga harus turut berkontribusi dalam pengembangan digital asset yang saat ini sedang menjadi tren ekonomi digital dunia. Misalnya, membantu para seniman mendigitalkan aset mereka, sehingga bisa dipasarkan dalam bentuk NFT melalui Open Sea maupun platform lainnya,” pungkas Bamsoet. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pimpin Pembahasan IPKD, Marindo Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Roy Suryo Dan Dr Tifa Ditangkap Oleh Penyidik Polda Metro Jaya
Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Polres Mesuji Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Kamrussamad: Perkuat Struktur Ekonomi dan Diversifikasi Perdagangan agar Rupiah Tak Bergantung pada Dolar
Gandeng BPHL, Lampung Optimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak SDA Sektor Kehutanan 
Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
Lampung Matangkan Penyesuaian Batas Wilayah, Siapkan Pusat Pemerintahan Masa Depan
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mesuji Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Desa Labuhan Permai   

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:28 WIB

Pimpin Pembahasan IPKD, Marindo Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:02 WIB

Roy Suryo Dan Dr Tifa Ditangkap Oleh Penyidik Polda Metro Jaya

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H, Polres Mesuji Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:57 WIB

Kamrussamad: Perkuat Struktur Ekonomi dan Diversifikasi Perdagangan agar Rupiah Tak Bergantung pada Dolar

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:33 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 di Lampung Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pimpin Pembahasan IPKD, Marindo Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:28 WIB

#indonesiaswasembada

Roy Suryo Dan Dr Tifa Ditangkap Oleh Penyidik Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:02 WIB

TEKNOLOGI

7 Keunggulan Utama Redmi 12 yang Perlu Anda Ketahui

Kamis, 18 Jun 2026 - 19:32 WIB