Laporan: Heri Suroyo
JAKARTA-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Dewan Pers dan PWI mendukung hadirnya jurnalistik yang berkualitas dalam pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 mendatang. Terselenggaranya pemilu yang damai serta terjaganya keutuhan bangsa dan negara Indonesia adalah kebutuhan dan tanggung jawab bersama.
Hal tersebut disampaikan dalam seminar nasional “Jurnalistik Yang Mengancam Jurnalisme” yang dibuka Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Rabu (8/11). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu; Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun serta pemimpin media massa.
Menkominfo yang mantan wartawan mengaku bisa memahami tantangan dalam menghadirkan jurnalisme berkualitas di era digital, apalagi pemanfaatan artificial intelligence (AI), kecerdasan buatan semakin meluas, termasuk dalam membantu pekerjaan jurnalistik wartawan, membuat berita maupun penulisan artikel.
Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Kominfo bertekad segera menuntaskan draft dan pemberlakuan regulasi Publisher Right yang menguntungkan semua pihak.
1 2 3 Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








![Jurnalis dan pemengaruh media sosial dari negara-negara ASEAN berinteraksi dengan robot anjing di zona robotika di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 29 Juli 2026. [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Produk-China-dan-Larangan-Beredar-di-AS-225x129.jpg)
![FIFA dan Bola Argentina Pasca Bentrok Lawan Spanyol. Pertandingan berakhir 1-0 untuk Spanyol dan mengantar Spanyol sebagai Juara Dunia [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/FIFA-dan-Bola-Argentina-225x129.jpg)




![Jurnalis dan pemengaruh media sosial dari negara-negara ASEAN berinteraksi dengan robot anjing di zona robotika di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 29 Juli 2026. [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Produk-China-dan-Larangan-Beredar-di-AS-129x85.jpg)


