Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Dewan Pers dan PWI mendukung hadirnya jurnalistik yang berkualitas dalam pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 mendatang. Terselenggaranya pemilu yang damai serta terjaganya keutuhan bangsa dan negara Indonesia adalah kebutuhan dan tanggung jawab bersama.

Hal tersebut disampaikan dalam seminar nasional “Jurnalistik Yang Mengancam Jurnalisme” yang dibuka Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Rabu (8/11). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu; Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun serta pemimpin media massa.

Baca Juga:  Dikawal Ketat Kapolres, Pleno Tingkat Kabupaten Hasil Pemilu di KPU Mesuji Berlangsung Aman

Menkominfo yang mantan wartawan mengaku bisa memahami tantangan dalam menghadirkan jurnalisme berkualitas di era digital, apalagi pemanfaatan artificial intelligence (AI), kecerdasan buatan semakin meluas, termasuk dalam membantu pekerjaan jurnalistik wartawan, membuat berita maupun penulisan artikel.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kementerian Kominfo bertekad segera menuntaskan draft dan pemberlakuan regulasi Publisher Right yang menguntungkan semua pihak.

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
1
2
3