MARAKNYA pemberitaan potensi gempabumi “Megathrust, Tinggal Menunggu Waktu” terkadang membawa rasa takut berlebihan di tengah masyarakat. Apalagi, info yang beredar tak pernah dibarengi upaya mitigasi. Demikian siaran pers BMKG yang diterima redaksi.
Informasi kegempaan dimaksud sangat dirasakan masyarakat terutama bagi mereka yang berada di
yang wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Pusat Gempa bumi Regional (PGR) VII menyampaikan tanggapan sebagai berikut.
1. Pulau Jawa berada pada pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan IndoAustralia,
sehingga aktivitas kegempaan di wilayah selatan Pulau Jawa relatif tinggi, dan hal ini adalah wajar. Pertemuan lempeng tersebut berada pada suatu zona patahan yang cukup panjang disebut Zona Subduksi dan pada zona ini merupakan lokasi sumber
gempa megathrust (gempa yang terjadi pada bidang patahan yang sangat besar pada kedalaman <50 km).
2. Informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah
prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat. Namun sebaliknya, informasi potensi gempa dan tsunami merupakan upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi dan
korban jiwa, apabila terjadi gempa kuat dan membangkitkan tsunami dengan skenario terburuk.
3. Potensi gempa bumi berbeda dengan prediksi gempa bumi. Potensi merujuk kepada
kemampuan sumber gempa bumi untuk melepaskan energi gempa bumi dengan kekuatan tertentu, sedangkan prediksi mengacu kepada suatu informasi mengenai
kapan, di mana, dan berapa besar kekuatan gempa bumi. Hingga saat ini belum ada ilmu pengetahuan maupun teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu
memprediksi terjadinya gempa (kapan, di mana, dan berapa kekuatannya), sehingga
kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya.
4. Megathrust adalah fakta, untuk itu BMKG menghimbau kepada pemerintah, pihak swasta, LSM, dan seluruh elemen masyarakat agar dapat mulai melakukan
kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi megathrust dengan cara:
– Tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang,
dan berwisata di pantai.
– Dapatkan update informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dengan
cepat dan akurat hanya dari BMKG melalui aplikasi android/IOS InfoBMKG, website www.bmkg.go.id, atau media sosial @stageofsleman.
– Memperkuat kesiapan melalui mitigasi gempa dan tsunami berbasis masyarakat
dengan mengikuti sosialisasi, peningkatan literasi, latihan simulasi, dan memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa.[]
Penulis : Anis
Editor : Anis
Sumber Berita : BMKG
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.















