Kata KKN tak HOT Lagi…..

Selasa, 28 April 2026 | 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
HILANGNYA  isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dari perhatian publik tidak berarti bahwa masalah ini telah terpecahkan, melainkan mungkin merupakan tanda bahwa situasi telah mendekati parah.

Ketika KKN tidak lagi menjadi sorotan utama, bisa jadi karena masyarakat telah kehilangan harapan atau merasa bahwa upaya melawan KKN sia-sia.

KKN adalah penyakit yang dapat menghancurkan fondasi negara dan merusak kepercayaan masyarakat. Jika tidak ditangani dengan serius, KKN dapat menjadi lebih kuat dan sulit diatasi.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus waspada dan proaktif dalam melawan KKN.

Hilangnya perhatian pada KKN tidak berarti bahwa masalah ini telah hilang, melainkan mungkin merupakan tanda bahwa kita perlu meningkatkan kesadaran dan upaya untuk melawan KKN. Kita harus terus memantau dan melaporkan kasus KKN, serta mendukung upaya pemerintah untuk memberantasnya.

Baca Juga:  Johan Rosihan Minta Pemerintah Susun Mitigasi Karhutla Yang Lebih Jelas Dan Terukur

KKN  masih menjadi masalah besar di Indonesia. Meski sudah ada upaya untuk memberantasnya, namun masih banyak kasus KKN yang terungkap setiap tahun.

Di Lampung, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, ditangkap dalam kasus korupsi yang diduga melibatkan pengaturan pemenang lelang proyek untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk membayar utang kampanye. Empat orang lainnya juga ditangkap, termasuk anggota DPRD dan kerabat dekat bupati ¹.

Baca Juga:  Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi

Untuk mengatasi KKN, perlu ada komitmen yang kuat dari pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama memberantasnya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti:  Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Menguatkan lembaga anti-korupsi. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya KKN. Memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku KKN

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita bisa mengurangi KKN dan menciptakan pemerintahan yang lebih bersih dan transparan. Yang pasti, pucuk pimpinan di semua tingkatan harus cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.[]


Penulis : Doel Remos


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB