Kartu Prakerja pada 2023 Dinilai Tepat untuk Mitigasi Risiko Perlambatan Ekonomi

Selasa, 20 Desember 2022 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan pelaksanaan program Kartu Prakerja untuk 2023 dengan skema normal. Pelaksanaannya akan mulai dilakukan pada kuartal I-2023.

Kepala Pusat Penelitian Kependudukan – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nawawi menilai Kartu Prakerja lebih tepat ketika dilakukan dengan basis praktik langsung.

“Saya sangat setuju jika pelatihan yang diadakan untuk Kartu Prakerja ini dilakukan berbasis praktik langsung,” kata Nawawi, Selasa (20/12).

Menurutnya, lembaga yang kompeten untuk melaksanakan program itu adalah balai latihan kerja (BLK). Lembaga itu juga patut untuk bisa selaras dan berkolaborasi dengan industri.

“Satu hal yang menjadi catatan, siapa lembaga yang kompeten untuk melaksanakan pelatihan ini? BLK harus berkolaborasi dengan industri atau lembaga skilling lainnya,” tegasnya.

Nawawi menekankan pentingnya proses seleksi peserta yang didasarkan pada kebutuhan peserta. Hal itu juga sesuai dengan tujuan utama Kartu Prakerja yakni skilling, reskiling, dan upskilling.

Baca Juga:  M. Firsada Apresiasi Perjuangan Ponpes Darul Hidayah Al-Anshori Dalam Pendidikan Al-Quran

“Seleksi peserta juga harus disesuaikan dengan target sasaran yang membutuhkan. Bisa klasifikasi untuk pencari kerja baru, pekerja yang terkena PHK, dan pekerja yang ingin meningkatkan keahlian di bidang yang dimiliki,” ungkapnya.

Meski demikian, Nawawi menyayangkan adanya insentif dalam Kartu Prakerja. Menurutnya, Kartu Prakerja idealnya tidak dicampur dengan bantuan sosial (Bansos), sehingga para peserta yang mengikuti Kartu Prakerja benar-benar ingin mendapat manfaat berupa keterampilan dan keahlian.

“Tapi sayangnya untuk yang berikutnya masih saja ada istilah insentif. Kalau insentif ini dihapuskan, artinya mereka yang ingin mendapatkan fasilitas dari Kartu Prakerja, murni karena ingin belajar dan dapat keterampilan baru,” pungkasnya.

Sejauh ini pengambil kebijakan telah melakukan perubahan kedua atas Peraturan Presiden terkait Kartu Prakerja yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden RI Nomor 113 Tahun 2022 yang diikuti dengan perubahan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai peraturan pelaksanaan melalui Permenko Nomor 17 Tahun 2022.

Baca Juga:  Gerindra Beri Peluang Politisi Muda di Pilkada 2024

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan skema normal merupakan skema program Kartu Prakerja yang lebih memfokuskan bantuan untuk meningkatkan skill dan produktivitas angkatan kerja, berupa bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan juga insentif usai menyelesaikan pelatihan, dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.

“Seiring dengan mulai pulihnya pandemi covid-19 yang akan menjadi endemi, Komite Cipta Kerja diharapkan segera menjalankan skema normal dengan pelatihan offline yang merupakan desain awal Program Kartu Prakerja,” kata Ketum Golkar itu.

Skema normal merupakan skema program Kartu Pra Kerja yang lebih memfokuskan bantuan untuk meningkatkan skill dan produktivitas angkatan kerja, berupa bantuan biaya pelatihan secara langsung kepada peserta dan juga insentif usai menyelesaikan pelatihan, dengan ragam pelatihan skilling, reskilling, dan upskilling.

Fokus SDM

Ekonom INDEF Nailul Huda mengatakan, program kartu Pra Kerja memang seharusnya mengutamakan kualitas SDM. “Harusnya kalo mau ngembangin kualitas SDM ya fokus saja kartu pra kerja ini ke program-program peningkatan kualitas SDM tenaga kerja kita,” kata Nailul, Selasa (20/12).

Baca Juga:  Realisasikan Aspirasi Warga, Pemdes Talang Jali Bangun Infrastruktur Jalan

Dengan meningkatkan kualitas SDM, maka daya saing mereka di dunia kerja akan semakin kompetitif.

Dalam masa-masa gelap perlambatan ekonomi dunia, memang ada peluang PHK massal maupun tantangan lain. Namun untuk mitigasi resiko tersebut, pemerintah telah memiliki program lain misalnya. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Jadi, memang kartu program kartu pra kerja ini seperti bunglon dimana ketika covid menjadi semi bansos, ketika terjadi resesi menjadi semi Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ungkap Nailul.

Maka Nailul berpendapat, pemerintah fokus pada pengembangan SDM lewat kartu Pra Kerja. “Maka dari itu, saya rasa program kartu pra kerja fokus ke peningkatan kualitas SDM naker kita. Jangan dicampur adukkan dengan program lainnya yang saya rasa sudah ada anggarannya juga,” jelas Nailul. ##


Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Polisi Ungkap 3 Kasus Curanmor, 2 Tersangka di Dalam Bui
Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB
Biji Labu dan Bayam Ternyata Menyuburkan Sperma…
Gak Jadi Hamil dan Anak, Kalau Sperma Encer!
Tips Langsing Buat “Bro and Sis”, Ayo Lakukan
Sule Ancam Rizky Febian Saat Wejangan Nikah
Tokoh Nasional, Tokoh Pers Salim Said Wafat
Gandeng JMSI, Dewan Pers Sambangi Unpad

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:08 WIB

Polisi Ungkap 3 Kasus Curanmor, 2 Tersangka di Dalam Bui

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:42 WIB

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:27 WIB

Biji Labu dan Bayam Ternyata Menyuburkan Sperma…

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:14 WIB

Gak Jadi Hamil dan Anak, Kalau Sperma Encer!

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:01 WIB

Tips Langsing Buat “Bro and Sis”, Ayo Lakukan

Minggu, 19 Mei 2024 - 06:19 WIB

Tokoh Nasional, Tokoh Pers Salim Said Wafat

Sabtu, 18 Mei 2024 - 23:39 WIB

Gandeng JMSI, Dewan Pers Sambangi Unpad

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:22 WIB

Ramdhan: Penggunaan APBD Kota Sesuai Aturan

Berita Terbaru

Berita Utama

Polisi Ungkap 3 Kasus Curanmor, 2 Tersangka di Dalam Bui

Minggu, 19 Mei 2024 - 11:08 WIB

Berita Utama

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:42 WIB

Berita Utama

Biji Labu dan Bayam Ternyata Menyuburkan Sperma…

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:27 WIB

Berita Utama

Gak Jadi Hamil dan Anak, Kalau Sperma Encer!

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:14 WIB

Berita Utama

Tips Langsing Buat “Bro and Sis”, Ayo Lakukan

Minggu, 19 Mei 2024 - 08:01 WIB