Jurnalistik Merdeka dan Optimasi Konten Sosial Media

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semua orangpun lantas bebas mengemukakan pendapatnya di internet, termasuk keluh kesah mereka terhadap sesuatu hal. Bertukar pikiran melalui internet relatif lebih mudah dilakukan karenasetiap orang bebas untuk menampilkan identitas dirinya. Informasi yang berkembang di internet saat ini menjadi salah satu tolak ukur kemajuan berpikir manusia modernyang perlu mendapatkan perhatian.

“Siapa sangka, semua saluran TV dalam hitungan beberap tahun tergusur oleh Medsos bernama YUtube. Media konvensional ikut tergusur. Pabrik radio tutup. Surat-surat, hingga kini akan ada uang digital. Kemajuan yang serba digital. Seminar-seminar hingga belajar bisa zoom. Rapat-rapat skala kecil bisa gunakan vc group, dan hingga belanja online,” ulasnya

Baca Juga:  Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Bagi pers, atau media, lanjut Juniardi, dengan cepat harus menysuaikan. Digitalisasi kekinian juga memberi ruang bagi setiap orang menjadi media bagi dirinya sendiri dengan melakukan kegiatan jurnalistik. Sehingga Pers industri mulai tergilas dan dikendalikan oleh media sosial.

“Pers kerap tertinggal dari media sosial, terlebih jika para penggiat media sosial melaporkan hal hal yang terjadi dimasyarakat dengan menggunakan ilmu jurnalistik yang mengikuti pedoman dalam kode etik jurnalistik. Media sosial juga telah berkembang menjadi industri besar yang memberikan peluang kerja bagi masyarakat, termasuk jurnalis media. Pers acapkali menjadikan media sosial sebagai sumber informasi publik,” katanya.

Baca Juga:  JMSI Tuba Gelar Diskusi Publik Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan

Menurut menyebutkan data pengguna media sosial aktif di Indonesia saat ini per-Februari 2022, mencapai 191,4 juta pengguna. “Jumlah itu naik 12,6% dibandingkan pada tahun sebelumnya, dimana pada jumlah tersebut didalamnya termasuk kalangan pendidikan dan anak-anak atau remaja, hingga wartawan,” kata Juniardi.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Santori Hasan pun Berpulang
Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Santori Hasan pun Berpulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Berita Terbaru

Santori bersama anak dan Pengelola Nua Hostel 43 miliknya [Ist]

Berita Utama

Santori Hasan pun Berpulang

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:54 WIB

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB