Jazilul Fawaid: Kita Terbuka Menerima Usulan Penyempurnaan Pembangunan

Rabu, 9 Agustus 2023 | 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sebanyak 26 Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKK) pada Rabu, 9 Juli 2023, memenuhi ruang kerja Wakil Ketua MPR Dr. Jazilul Fawaid SQ., MA., di Lt.7, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta.

Kehadiran organisasi yang dipimpin oleh Agus Susanto kepada Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu untuk menyampaikan naskah usulan lampiran RUU RPJPN 2025 -2045. Untuk melahirkan naskah tersebut BAMAG LKK membentuk tim nasional yang berasal dari berbagai daerah dan lintas generasi.

Dengan terbuka Jazilul Fawaid menerima delegasi itu. “Usulan yang diberikan BAMAG LKK untuk ikut memberi masukan dalam RUU RPJPN sangat penting”, ujarnya. Pria kelahiran Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu menyebut banyak hal yang diusulkan oleh organisasi yang beralamat di Jakarta Barat itu, salah satunya adalah mendorong Indonesia menjadi mukjizat di dunia.

Baca Juga:  Pemkab Way Kanan Gandeng Unila Matangkan Perda Gerakan Literasi Daerah

Sebagai negara yang mempunyai beragam potensi seharusnya Indonesia sudah seperti yang diharapkan oleh BAMAG LKK namun kenyataannya kok belum sejajar dengan negara-negara maju. “Untuk itu BAMAG LKK berharap dalam UU RPJPN ada dorongan untuk mempercepat Indonesia menjadi negara maju”, ujarnya. “Peluang tersebut sangat mungkin sebab ada banyak potensi di negeri ini”, tambahnya.

Usulan tersebut menurut Jazilul Fawaid akan diteruskan kepada Fraksi PKB di DPR. Di DPR menurut pria yang menjadi Koordinator Nasional Indonesia Mengaji itu ada mekanisme untuk menyerap usulan dari manapun. Setelah dipelajari selanjutnya akan dibahas bersama Pemerintah. “Fraksi PKB terbuka menerima usulan apalagi yang memiliki kaitan dengan hal-hal yang sifarnya fundamental”, paparnya.

Usulan yang disusun oleh banyak pendeta tersebut disebut oleh Jazilul Fawaid sebagai penyempurnaan dari landasan-landasan pembangunan yang sudah ada. Disebut, misalnya di Era Reformasi, agar Indonesia cepat maju adalah menyediakan anggaran sebesar 20 persen dalam APBN untuk pendidikan.

Baca Juga:  Marindo: 2025 Pondasi, 2026 sebagai Tahun Percepatan dan Pembangunan

Ini dilakukan agar mempercepat kemajuan dan meningkatkan sumber daya manusia yang  setinggi-tingginya. Dirinya meminta untuk mengecek berapa rasio jumlah sarjana di Indonesia dan dibandingkan dengan negara-negara maju. “Sebenarnya kita sudah memiliki universitas, lembaga pendidikan dan pelatihan, yang tersebar namun belum optimal”, ujarnya. “Nah masukan dari BAMAG LKK itu tujuannya adalah untuk mengoptimalkan yang ada”, tambahnya.

Diungkap oleh mantan aktivis PMII itu bahwa bangsa Indonesia tengah menuju ke arah yang lebih optimal. (*)

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan
Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi
Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti
Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam
Dihadapan Komisi V, Gubernur Lampung Minta Dukungan Infrastruktur tuk Percepat Hilirisasi
Lampung Matangkan Proyek Bioethanol Guna Mendukung Kemandirian Energi

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:09 WIB

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:43 WIB

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:26 WIB

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:13 WIB

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:43 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Jan 2026 - 11:26 WIB

#indonesiaswasembada

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:13 WIB