Inflasi Terendah. Stabilitas Harga di Lampung Terjaga

Kamis, 5 Februari 2026 | 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Provinsi Lampung kembali menegaskan keberhasilannya dalam menjaga stabilitas harga. Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Februari 2026, inflasi Lampung secara tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat sebesar 1,90 persen, terendah di antara seluruh provinsi di Indonesia.

Capaian ini menempatkan Lampung pada posisi yang relatif aman di tengah tekanan inflasi nasional, terutama jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang mencatat inflasi tahunan di kisaran 4 hingga 6 persen. Rendahnya inflasi y-on-y mencerminkan efektivitas kebijakan pengendalian harga di daerah, sekaligus memberikan ruang bagi terjaganya daya beli masyarakat dan keberlanjutan aktivitas ekonomi.

Selain inflasi tahunan yang rendah, Lampung juga mencatat deflasi secara bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,07 persen. Kondisi ini menunjukkan keberhasilan daerah dalam mengendalikan tekanan harga jangka pendek, terutama pada awal tahun yang umumnya diwarnai peningkatan permintaan. Deflasi tersebut mengindikasikan pasokan barang yang relatif terjaga serta distribusi kebutuhan pokok yang berjalan lancar.

Baca Juga:  Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Di tingkat nasional, dinamika inflasi m-to-m masih menunjukkan perbedaan antarwilayah, dengan sejumlah provinsi mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Dalam konteks tersebut, deflasi yang terjadi di Lampung menjadi sinyal positif bahwa stabilisasi harga dapat dijaga tanpa memicu gejolak di tingkat konsumen.

Kombinasi inflasi tahunan terendah secara nasional dan deflasi bulanan yang terkendali menempatkan Lampung pada posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini diharapkan mampu mendukung iklim investasi, memperkuat daya beli masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah sepanjang 2026.

Sementara itu, jika menilik akumulasi pergerakan harga sepanjang 2025, Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan sebesar 1,25 persen. Angka ini mencerminkan dinamika harga yang relatif terkendali di tengah fluktuasi ekonomi nasional sepanjang tahun.

Sepanjang 2025, pergerakan inflasi dan deflasi di Lampung menunjukkan pola yang cukup dinamis. Pada awal tahun, Lampung mengalami deflasi pada Januari sebesar minus 0,71 persen dan Februari minus 0,66 persen. Tekanan inflasi kemudian meningkat pada Maret sebesar 1,96 persen dan April 1,19 persen, yang menjadi periode inflasi bulanan tertinggi sepanjang tahun.

Baca Juga:  Hetifah : Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah PT Keagamaan

Memasuki pertengahan tahun, tekanan harga kembali mereda dengan deflasi pada Mei sebesar minus 0,58 persen dan Agustus minus 1,47 persen. Pada paruh kedua tahun, inflasi bulanan cenderung stabil dan rendah, tercatat dari September hingga Desember masing-masing sebesar 0,16 persen, 0,23 persen, 0,36 persen, dan 0,59 persen.

Secara keseluruhan, inflasi tahunan 1,25 persen sepanjang 2025 menegaskan bahwa stabilitas harga di Provinsi Lampung tetap terjaga pada level rendah dan terkendali. Kondisi ini menjadi fondasi penting bagi perlindungan daya beli masyarakat serta keberlanjutan pertumbuhan.[]


Penulis : Desty


Editor : Anis


Sumber Berita : Lampung Kominfo

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!
Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau
Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pasca serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:14 WIB


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:07 WIB