Hilirisasi Sawit dan Kopi Jadi Kunci Dongkrak Nilai Tambah Ekspor Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 | 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Nilai ekspor Provinsi Lampung yang menembus Rp111 triliun sepanjang 2025 dinilai harus diikuti dengan penguatan industri hilir di dalam daerah. Hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi disebut sebagai kunci utama untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menanggapi capaian ekspor Lampung yang mencapai USD 6,64 miliar atau setara Rp111,3 triliun pada 2025.

Ahmad Basuki menegaskan, kekayaan alam Lampung tidak boleh terus diekspor dalam bentuk bahan mentah tanpa nilai tambah.

“Kami menyambut baik capaian ekspor Lampung yang mencapai Rp111 triliun di 2025. Namun ke depan, hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi harus menjadi kata kunci agar nilai tambahnya benar-benar dirasakan masyarakat Lampung,” ujar Abas, sapaan akrabnya, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:  Konser Pra-Kompetisi GNLC Meriah, Purnama Wulan Sari Beri Dukungan Penuh untuk JICF

Menurut politisi PKB ini, penguatan industri pengolahan di dalam daerah akan memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih besar, mulai dari peningkatan pendapatan hingga terbukanya lapangan kerja baru.

“Hilirisasi komoditas turunan kelapa sawit dan kopi dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Abas menegaskan, DPRD Lampung melalui Komisi II akan terus mengawal kebijakan yang mendorong pengembangan industri pengolahan, termasuk peningkatan kualitas, standar, dan sertifikasi produk agar mampu bersaing di pasar internasional dengan nilai jual yang lebih tinggi.

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi kelapa sawit, kopi, dan komoditas unggulan Lampung lainnya. Produk kita harus naik kelas,” tegasnya.

Selain itu, Abas juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur untuk menunjang visi Lampung sebagai pusat industri pengolahan nasional. Ia mendorong pemerintah daerah memastikan konektivitas logistik dari sentra produksi hingga pelabuhan berjalan optimal.

Baca Juga:  UIN Raden Intan Lampung Tuan Rumah Lomba Komik Strip PEKSIMIDA 2026

“Kami mendorong peningkatan infrastruktur pendukung seperti jalan, pelabuhan, dan energi agar pengembangan industri pengolahan kelapa sawit dan kopi tidak terhambat,” ucapnya.

Dengan langkah tersebut, Lampung diyakini berpeluang besar menjadi salah satu pusat industri pengolahan kelapa sawit dan kopi di Indonesia. Abas juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga akademisi, untuk bersinergi membangun sektor hilir pertanian.

“Kunci dari semua ini tetap kesejahteraan petani. Mayoritas penduduk Lampung menggantungkan hidup di sektor pertanian, jumlahnya lebih dari satu juta orang. Jika petani sejahtera, insyaallah ekonomi Lampung ikut terangkat,” pungkasnya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah
Cegah Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam
Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf
Perkuat FTP, Haiko Sediakan Pangkalan Perawatan Pesawat One-stop
Tiongkok Berhasil Integrasikan Pembangunan dan Perlindungan Lingkungan
Gelar Jumat Curhat di Desa Margo Jadi, Polres Mesuji Bagikan Sembako dan Himbau Cegah Karhutla 
Gubernur Lampung Ajak Pesawaran Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Kualitas SDM
Raih WTP 16 Kali berturut-turut, KemenP2MI Banjir Apresiasi dari Komisi IX DPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:31 WIB

Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:20 WIB

Cegah Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:11 WIB

Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:32 WIB

Perkuat FTP, Haiko Sediakan Pangkalan Perawatan Pesawat One-stop

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:25 WIB

Tiongkok Berhasil Integrasikan Pembangunan dan Perlindungan Lingkungan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Cegah Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Sabtu, 18 Jul 2026 - 20:20 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Bandar Lampung Expo sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus etalase promosi potensi daerah.[De]

#indonesiaswasembada

Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:11 WIB

#indonesiaswasembada

Perkuat FTP, Haiko Sediakan Pangkalan Perawatan Pesawat One-stop

Sabtu, 18 Jul 2026 - 08:32 WIB

#indonesiaswasembada

Tiongkok Berhasil Integrasikan Pembangunan dan Perlindungan Lingkungan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 08:25 WIB