Harapan dan Target 100 Hari kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Kabinet Merah Putih

Jumat, 25 Oktober 2024 | 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  – Bintang Mangkauk, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (LePPAS) Indonesia, mengemukakan harapan dan target terhadap kinerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang baru dilantik Presiden Prabowo dalam Kabinet Merah Putih. 
Menurut, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (LePPAS) Indonesia, 100 hari pertama kepemimpinan Menteri ini harus menjadi momentum untuk mendorong pengembangan pendidikan Indonesia agar lebih maju dan lebih baik.
Bintang menegaskan, persoalan-persoalan kompleks yang terkait dengan proses pembelajaran dan sistem pendaftaran siswa baru perlu menjadi perhatian serius.
“Setiap tahun, masalah ini selalu menjadi tantangan dan harus segera diatasi. Kami berharap Menteri Pendidikan dapat menghadirkan solusi nyata dan adil, serta memastikan bahwa anak didik di seluruh Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak, yang menjadi salah satu fokus utama,” ujar Bintang, di Jakarta, Rabu 23 Oktober 2024.
Lebih lanjut, Bintang menyampaikan beberapa program strategis yang diharapkan dapat menjadi prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinan Menteri Pendidikan:
1.Revitalisasi Kurikulum untuk Peningkatan Kompetensi Siswa
Bintang berharap Menteri segera melakukan penyempurnaan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia modern, sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan siswa.
2.Reformasi Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Menurutnya, sistem PPDB yang transparan dan lebih adil sangat dibutuhkan agar proses penerimaan siswa baru berjalan lancar dan tanpa konflik.
3.Penguatan Kapasitas Guru dan Tenaga Pengajar Peningkatan kualitas pendidikan, lanjut Bintang, tidak terlepas dari penguatan kapasitas guru. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelatihan dan dukungan yang lebih besar bagi tenaga pengajar, khususnya di daerah terpencil.
Baca Juga:  Presiden Prabowo Mengerahkan 11 Kapal TNI AL -Basarnas Cari 5 Jurnalis 

Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa
JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat
Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak
Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying
Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global
Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah
Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:41 WIB

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 September 2026 - 11:01 WIB

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Selasa, 29 September 2026 - 23:08 WIB

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 22:44 WIB

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 September 2026 - 22:27 WIB

Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying

Berita Terbaru

Berita Utama

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:41 WIB

Foto yang diabadikan pada 17 Oktober 2023 ini menunjukkan beberapa staf dari sebuah perusahaan makanan di Zona Investasi Yuanhong di Provinsi Fujian, Tiongkok tenggara, memilah produk ikan segar yang akan diekspor ke Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Melintasi Lautan, Pabrik-Pabrik Tiongkok Menancap di Pulau Jawa

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:01 WIB

Foto Bersama Bupati Pesawaran dan Jajaran Pengurus JMSI Lampung [HPswr]

Berita Utama

JMSI Ingatkan Bupati Nanda, Saatnya Melayani Rakyat

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:08 WIB

Berita Utama

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:44 WIB