Habib: Ancam Hukuman 15 Tahun Kepada Ibu Tiri Terduga Pembunuh NS

Senin, 23 Februari 2026 | 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMISI III DPR RI mengutuk keras kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Nizam Safei (NS) [12], di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kasus ini menjadi sorotan publik karena korban masih berusia anak dan diduga mengalami kekerasan oleh ibu tiri yang berujung pada kematian.

“Kami meminta pada polres Sukabumi, Jawa Barat untuk mengenakan Pasal 76C Jo Pasal 80 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak kepada pelaku yang mengakibatkan meninggalnya Nizam Safei dengan ancam hukumnya adalah 15 tahun penjara,” ujar Habib sapaan akrab Habiburokhman di Jakarta, Minggu (22/2).

Baca Juga:  Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan

Selain itu, Komisi III juga meminta kepada polres Sukabumi selaku penyidik untuk memeriksa dengan teliti apakah perbuatan yang dilakukan terhadap Nizam ini berkelanjutan atau tidak.

“Kalau berkelanjutan maka hal tersebut menjadi pemberat bagi si pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya Nizam Safei, dan kami akan terus kawal kasus ini sampai ke persidangan agar almarhum dan keluarganya mendapatkan keadilan,” pungkas PolitisiPartai Gerindra ini.

Nizam Syafei alias NS (12), bocah asal Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di RSUD Jampangkulon. Korban ditemukan dengan kondisi tubuh penuh luka melepuh di sejumlah bagian tubuhnya.

Baca Juga:  Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara

Sebelum meninggal, NS sempat memberikan keterangan kepada petugas medis dan kepolisian bahwa dirinya dipaksa meminum air panas oleh ibu tirinya berinisial TR (46). Kesaksian itu terekam dalam video yang kemudian viral dan membuat pihak kepolisian membuka penyelidikan.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jawa Barat

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Lampung Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Lampung Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027

Berita Terbaru

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance berbicara kepada wartawan dalam sebuah taklimat pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 8 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:50 WIB

Seorang trader sedang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange di New York City, Amerika Serikat, pada 14 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:38 WIB


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB

Berita Utama

Lampung Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:06 WIB