Gubernur Ajak Pengusaha Muda Ambil Peran dalam Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pertemuan bersama BPD Hipmi Provinsi Lampung di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Lampung memiliki prospek yang baik, sehingga momentum tersebut perlu dimanfaatkan oleh para pengusaha muda untuk menciptakan berbagai peluang baru.

Menurutnya, salah satu kekuatan utama Hipmi adalah kemampuan para anggotanya untuk melihat potensi komoditas di daerah masing-masing dan mengembangkannya menjadi produk bernilai tambah.

“Sebagai gubernur saya bisa melihat secara helicopter view. Tetapi Hipmi adalah organisasi yang anggotanya tersebar di seluruh daerah, sehingga bisa melihat potensi komoditas di wilayahnya masing-masing dan menjadikannya peluang usaha,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung masih terdapat potensi komoditas bernilai lebih dari Rp. 100 triliun yang belum diolah secara optimal melalui proses hilirisasi.

Baca Juga:  BPN dan Pemda Mesuji Sepakati PKS Penggunaan Peta ZNT

Ia mencontohkan komoditas pisang yang dibeli dari petani dengan harga sekitar Rp. 7.000 per kilogram dapat meningkat nilainya hingga berkali-kali lipat setelah diolah menjadi produk turunan seperti keripik pisang.

“Kalau sudah diolah, nilainya bisa jauh meningkat. Artinya ada nilai tambah yang besar dari proses hilirisasi ini,” jelasnya.

Gubernur Mirza berpendapat hilirisasi komoditas menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung hingga di atas delapan persen.

Upaya tersebut tidak hanya membutuhkan ketersediaan komoditas, tetapi juga kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha.

Ia menilai Lampung memiliki keunggulan geografis karena dekat dengan pasar besar di Pulau Jawa yang menyumbang lebih dari 60 persen konsumsi nasional.

Namun demikian, ia menyoroti masih banyak komoditas Lampung yang justru diolah di daerah lain sebelum kembali dipasarkan di Lampung, seperti kopi dan cokelat.

“Yang membedakan sebenarnya bukan teknologinya, karena teknologinya sering kali sederhana. Yang paling penting adalah kreativitas dan inovasi para pengusaha,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BPD Hipmi Provinsi Lampung Gilang Ramadhan menegaskan bahwa Hipmi terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  TP PKK dan DWP Provinsi Lampung Bagi Ta’jil

Ia menyebutkan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan menjadi fondasi utama dalam perjalanan organisasi.

Menurutnya, berbagai peluang usaha yang ada, saat ini tengah dirumuskan oleh Hipmi untuk dikembangkan oleh para anggotanya.

Selain itu, Hipmi Lampung juga terlibat dalam berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk dukungan terhadap rencana pengembangan penerbangan internasional dari Lampung yang diharapkan dapat membuka akses perjalanan umrah langsung dari daerah tersebut.

Gilang menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pengusaha muda menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang kuat di Lampung.

“Kami berkomitmen membawa berbagai peluang dan insight yang diberikan pemerintah untuk dikembangkan bersama anggota Hipmi, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Buka Puasa Bersama Atlet Taekwondo Indonesia
Pererat Silaturahmi, FKPPI Provinsi Lampung Berbagi Tali Asih dan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadhan 1447 H
Cek Pos PAM dan Pos Yan di Hari Pertama Ops Ketupat Krakatau 2026, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji
Waka Polres Mesuji Tinjau Pos PAM dan Pos Yan, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal
Dugaan Pungli TPG di Kemenag Lampung Utara Mencuat, Sejumlah Pihak Dicatut Namanya
Antisipasi Microsleep saat Arus Mudik Lebaran 2026, Pengelola Tol Bakter Gelar Operasi Microsleep
Gubernur Lampung Resmikan Klinik Inovasi 2026, Dorong Budaya Kerja Kreatif dan Daya Saing Daerah
Jhon LBF Kagumi Toll Bakter 

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:30 WIB

Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Buka Puasa Bersama Atlet Taekwondo Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:25 WIB

Gubernur Ajak Pengusaha Muda Ambil Peran dalam Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:59 WIB

Pererat Silaturahmi, FKPPI Provinsi Lampung Berbagi Tali Asih dan Ratusan Paket Sembako di Bulan Ramadhan 1447 H

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:18 WIB

Cek Pos PAM dan Pos Yan di Hari Pertama Ops Ketupat Krakatau 2026, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16 WIB

Waka Polres Mesuji Tinjau Pos PAM dan Pos Yan, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Ajak Pengusaha Muda Ambil Peran dalam Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 15 Mar 2026 - 09:25 WIB