Laporan: Roni/Cholis/Cj
BANDARLAMPUNG-Tokoh politik Lampung Alzier Dianis Thabranie kembali membuat prediksi politik. Saat ini beredar isu bahwa M Ridho Ficardo bakal pindah Partai Gerindra. Ridho sedang mengincar kursi Ketua DPD Partai Gerindra Lampung.
Saat ditanya wartawan terkait kemungkinan ini, intuisi Alzier mengatakan; “Hampir tidak mungkin Ridho bisa menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Lampung,” kata Alzier, Selasa (1/2). Lebih jauh Alzier mengatakan, banyak pertimbangan kenapa Ridho sangat sulit untuk menggantikan Gunadi Ibrahim yang kini sakit.
“Saat Ridho jadi gubernur Lampung saja perolehan suara Partai Demokrat pada Pemilu tidak bisa mengalahkan PDIP dan partai lainnya. Itu artinya tim Ridho terbukti tidak kerja keras memenangkan partai,” ujar mantan ketua Golkar Lampung tiga periode ini.
Itu sebabnya menurut Alzier, salah satu dasar pertimbangan mengapa DPP Partai Demokrat tidak lagi mempertahankan Ridho dan memilih Edy Irawan Arief. “Masak sih, di Demokrat tidak dipertahankan malah di Partai Gerindra yang lebih besar mau menjadikannya ketua,” kata Alzier. Masih banyak kader Gerindra yang punya kualitas untuk menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Lampung.
“Kader Gerindra di DPRD Provinsi Lampung dan di DPR RI banyak yang bisa dan laik menggantikan saudara saya Gunadi Ibrahim. Dan kalau saya boleh memilih, saya punya jago. Dia dan bapaknya cukup saya kenal,”pungkas Alzier saat ditemui usai hadir pada Podcast Bung AFA.-Bung Abdulah Fadri Aulia##



![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)
![Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.13.11-225x129.jpeg)



![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-129x85.jpeg)
![Produsen alat berat asal China, LiuGong, memulai pembangunan fasilitas produksi lokal di Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/7) dengan kapasitas 5.000 unit per tahun. Pembangunan ini memperoleh dukungan dari pemerintah di tengah ketimpangan antara kebutuhan dan kapasitas produksi lokal alat berat di dalam negeri yang masih mencolok.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.13.11-129x85.jpeg)




