Gapoktan : Proyek Irigasi Gantung Balai Besar Selain Tidak Memilki Manfaat, Juga Mengancam Hasil Panen Petani

Kamis, 14 Desember 2023 | 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Nara J Afkar

MESUJI – Keberadaan irigasi gantung di yang melintasi ribuan hektare lahan persawahan warga di Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji dan beberapa desa di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mesuji (Kabupaten Tulang Bawang-red) yang hingga kini tak kunjung selesai, dan mulai di keluhkan warga.

Seperti yang di ungkapkan Nur Kholis ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bandar Anom, Kecamatan Rawa Jitu Utara. Menurutnya, hingga saat ini sejak dilakukan pembangunan irigasi gantung sejak tiga tahun lalu, belum juga dapat di manfaatkan.

Baca Juga:  Puan : Kehadiran Presiden Prabowo Tegaskan RAPBN 2027 Diarahkan Sebesar-besarnya Untuk Rakyat

Bahkan menurutnya, hingga saat ini progres pembangunan jaringan irigasi gantung tersebut, terkesan jalan di tempat bahkan sudah terjadi kerusakan karena tidak terawat.

“Bukan saja jaringan yang sudah rusak, mesin pompa di lima titik di Desa Bandar Anom ini saja tidak ada. Padahal petani sudah mengorbankan lahannya secara sukarela untuk di lewati pembagunan jaringan,”terang Nur Kholis, kepada wartawan melalui sambungan ponselnya, Kamis (14/12/23).

Baca Juga:  Perkuat BUMdes, Gubernur Lampung Sambut Baik Inisiatif Bakrie Center Foundation

Untuk itu lanjut Kholis pihaknya mendesak semua pihak untuk melakukan intervensi terhadap proses pembangunan tersebut.”Ini harus ada langkah kongkrit dari berbagai pihak, agar pembangunan jaringan irigasi gantung ini dapat terlihat kemajuan nya, jika di lanjutkan. Akan tetapi, jika tidak, maka petani akan membongkar jaringan yang melintasi persawahan, karena sudah menjadi sarang tikus, yang mengancam hasil panen,”tandasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional
Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD
WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah
Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi PAD dan Penertiban Retribusi Infrastruktur Telekomunikasi
Fatikhatul Khoiriyah dan Agus Sulistio Dipercaya Pimpin DPC PKB Lampung Utara Periode 2026–2031
BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:38 WIB

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:07 WIB

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:28 WIB

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:24 WIB

Gubernur Mirza Beri Apresiasi atas Dedikasi dalam Mendukung Pembangunan Lampung

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:22 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

oplus_2

#indonesiaswasembada

Salah Dua Peroleh PAD, gak Ambil Upah Pungut, APBD Rasional

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:38 WIB

#indonesiaswasembada

Salah Satu Cara Genjot Perolehan PAD

Sabtu, 13 Jun 2026 - 06:07 WIB

#indonesiaswasembada

WTP 12 Kali, Gubernur: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Jumat, 12 Jun 2026 - 21:28 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Daerah

Jumat, 12 Jun 2026 - 21:22 WIB