FPKS DPR RI Minta Aparat Ungkap Fakta Penembakan di Kantor MUI

Rabu, 3 Mei 2023 | 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi menyatakan keprihatinannya atas terjadinya penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang terjadi pada hari Senin, 1 Mei 2023 lalu.

Aboe menyampaikan bahwa ancaman terhadap lembaga keagamaan seperti MUI akan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. “Saya turut prihatin dengan adanya penembakan di Kantor MUI, hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Kita harus menjaga lembaga keagamaan agar tetap terlindungi dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Habib Aboe Apresiasi Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu, Tegaskan Narkoba Musuh Bersama Bangsa

Selain itu, Aboe juga meminta aparat penegak hukum untuk segera mengungkap fakta yang terjadi. Ia menyatakan bahwa kematian pelaku setelah menjalankan aksinya membawa banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penjelasan secara jelas dan terperinci dari aparat kepolisian dibutuhkan untuk menghindari spekulasi dan penyebaran berita bohong.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk menahan diri agar tidak mengeluarkan statemen yang masih bersifat spekulatif. Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari Polri, sehingga adanya rilis resmi dari polri akan dapat menghindarkan adanya berita yang simpang siur,” tambahnya.

Baca Juga:  DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol

Alhabsyi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas di tengah masyarakat. Ia berharap penegakan hukum dapat dilakukan dengan tegas dan adil agar masyarakat merasa tenang dan terlindungi.

Sekjen DPP PKS ini turut memberikan dukungan penuh terhadap upaya aparat kepolisian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terkait penembakan di Kantor MUI. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berita yang belum terverifikasi kebenarannya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal
Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 
Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru
TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM
DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol
Dasco : Pembahasan RUU Ketenagakerjaan Ditarget Selesai Sebelum 31 Oktober 2026
DPR Segera Proses Surpres Pengisian Jabatan Dewan Gubernur BI
Kampung Halaman Cheng Ho Terus Lestarikan Warisan Maritim

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:40 WIB

TAPM Lampura Klarifikasi Dugaan Pungli Pendamping Desa, Laporan Lima Oknum Sudah di Meja Kepala BPSDM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:29 WIB

DPR Dukung Kebijakan Kemensos Tangguhkan Bansos Bagi Keluarga Terindikasi Judol

Berita Terbaru

ILustrasi Penembakan di Sekolah Thailand

#indonesiaswasembada

Keselamatan Sekolah Prioritas Thailand Pasca Penembakan Massal

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:44 WIB

Transpormasi Digital Perkuat Ekonomi Digital Lampung

#indonesiaswasembada

Marindo Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional 

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:32 WIB

Penandatanganan Kerjasama fase ketiga dari sebuah proyek kerja sama pertanian dan pariwisata ekologis antara Bali dan Yunnan di China.

#indonesiaswasembada

Proyek Kerja Sama Yunnan-Bali Masuki Tahap Baru

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:15 WIB