Firli Langgar Kode Etik Dan Diminta Mundur

Rabu, 27 Desember 2023 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Memutuskan Firli Bahuri mundur dari KPK karena melanggar kode etik dan pedoman perilaku terkait pertemuan dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan lain-lain.

Firli dinilai telah melanggar Pasal 4 ayat 2 huruf a atau Pasal 4 ayat 1 huruf j dan Pasal 8 ayat e Peraturan Dewas KPK Nomor 3 Tahun 2021.

“Menjatuhkan sanksi berat kepada terperiksa berupa diminta mengajukan pengunduran diri sebagai pimpinan KPK,” ujar Ketua Majelis Etik Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat membacakan amar putusan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Rabu (27/12).

Dewas KPK menghukum Firli dengan sanksi berat yaitu merekomendasikan yang bersangkutan untuk mengundurkan diri. Adapun Firli tidak menghadiri sidang putusan etik ini.

Baca Juga:  Bawaslu Lemah Dalam Memahami Peristiwa Hukum, Perkuat Bukti dan Saksi

Dewas KPK dalam pertimbangannya menyatakan Firli terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan hubungan langsung maupun tidak langsung dengan saksi SYL yang pekaranya sedang ditangani oleh KPK dan tidak memberitahukan kepada sesama pimpinan mengenai pertemuan dan dan komunikasi dengan SYL.

Pertemuan Firli dengan SYL terjadi tiga kali, masing-masing pada 12 Februari 2021 di rumah sewaan Firli di Jalan Kertanegara, Jaksel.

Kemudian pertemuan kedua pada 23 Mei 2021 di rumah Firli di Bekasi. Pertemuan ketiga terjadi di GOR Tangki, Mangga Besar.  Kemudian fakta persidangan mengungkap komunikasi Firli dengan SYL pada 23 Mei 2021, Juni 2021, Oktober 2021, Desember 2021 dan Juni 2022.

Baca Juga:  Polres Mesuji Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Siswi SMK Tanjung Raya 

“Terperiksa tidak pernah memberitahukan komunikasi-komunikasi yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp tersebut kepada pimpinan yang lain,” demikian tertulis dalan fakta sidang etik Firli Bahuri. Dan Dewas KPK tidak menemukan hal meringankan bagi Firli.

“Hal memberatkan terperiksa tidak mengakui perbuatannya, tidak hadir dalam sidang kode etik dan kode perilaku. Serta terdapat kesan memperlambat jalannya pemeriksaan,” demikian uraian Dewas KPK.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Suprapto Sebut Jika Prabowo Presiden, RMD Gubernur, Mesuji Bisa Melompat Jauh Lebih Maju
Fadli Zon Perjuangkan Isu Tani di Forum Parlemen ASEAN
Defenitif, Afrizal Ketua DPW Persadin dan Syarifudin Direktur LBH Persadin NTB
Pj Gubernur Lampung Buka Peran Saka
PT Indomarco Adi Prima Sampaikan Permohonan Maaf, Tepung Terigu Berulat Sudah Diretur dan Bakal Dimusnahkan
Hamzah Haz Berpulang Ke Rahmatullah
Partai Gelora Resmi Dukung Pasangan John Tabo-Ones Pahabol di Pilgub Papua Pegunungan
Bawaslu Minta Penguatan Bukti Tangani Pelanggaran Pilkada Serentak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 16:07 WIB

Suprapto Sebut Jika Prabowo Presiden, RMD Gubernur, Mesuji Bisa Melompat Jauh Lebih Maju

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:16 WIB

Fadli Zon Perjuangkan Isu Tani di Forum Parlemen ASEAN

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:12 WIB

Defenitif, Afrizal Ketua DPW Persadin dan Syarifudin Direktur LBH Persadin NTB

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:10 WIB

Pj Gubernur Lampung Buka Peran Saka

Rabu, 24 Juli 2024 - 14:46 WIB

PT Indomarco Adi Prima Sampaikan Permohonan Maaf, Tepung Terigu Berulat Sudah Diretur dan Bakal Dimusnahkan

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:16 WIB

Partai Gelora Resmi Dukung Pasangan John Tabo-Ones Pahabol di Pilgub Papua Pegunungan

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:12 WIB

Bawaslu Minta Penguatan Bukti Tangani Pelanggaran Pilkada Serentak

Rabu, 24 Juli 2024 - 08:12 WIB

Usia 51 Tahun, KNPI Lampung Tumpengan dengan Pemuda dan Kadispora

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Fadli Zon Perjuangkan Isu Tani di Forum Parlemen ASEAN

Rabu, 24 Jul 2024 - 15:16 WIB

#CovidSelesai

Pj Gubernur Lampung Buka Peran Saka

Rabu, 24 Jul 2024 - 15:10 WIB