Fadel Beri Pembekalan Dan Orasi Ilmiah Di Bandung

Selasa, 7 November 2023 | 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

BANDUNG – Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad mendorong sarjana yang baru saja lulus dari perguruan tinggi, untuk tidak hanya fokus mencari pekerjaan tapi berani maju menjadi entrepreneur.

Sebab, jumlah sarjana yang baru lulus setiap tahun, tidak sebanding dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia. Belum lagi soal ketatnya kompetisi antar sarjana.

Diungkapkan Fadel Muhammad, saat ini ada hampir 10 juta mahasiswa yang belajar di sekitar 4.523 perguruan tinggi di Indonesia, dengan 31 ribu program studi. Seluruh perguruan tinggi itu, setiap tahun menghasilkan 1,8 juta sarjana baru.

“Sedangkan menurut statistik, lowongan pekerjaan setiap tahun maksimal hanya untuk 400 ribu orang saja. Sangat timpang. Maka pilihannya hanya tiga bagi lulusan sarjana yang tidak terserap pekerjaan. Yakni, menjadi entrepreneur, meneruskan sekolah atau menganggur,” katanya.

Baca Juga:  Wagub Lakukan Grounbreaking dan Tinjau Pembangunan Jalan di Tulangbawang Barat

Hal tersebut disampaikan Pimpinan MPR dari Kelompok DPD RI ini, saat memenuhi undangan untuk datang dan memberikan Pembekalan dengan judul ‘Ke mana Setelah Sarjana?’ serta Orasi Ilmiah di acara Sidang Terbuka Senat Dalam Rangka Wisuda XIX Universitas Al Ghifari Tahun Akademik 2023-2024, di Ballroom eL Hotel, Braga, Kota Bandung, Sabtu (4/11/2023).
Lebih jauh, Guru Besar bidang Public Sector Entrepreneurship pada Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya ini mengungkapkan bahwa tentunya pilihan menganggur sangat dihindari oleh para sarjana.

Pilihan yang paling masuk akal selain terus berusaha mencari pekerjaan adalah, berani mencoba menjadi enterpreneur.

Baca Juga:  Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang Wakili Riau ke Grand Final LCC Empat Pilar MPR 2026

“Menjadi entrepreneur memang saya tekankan dari awal. Apalagi, Hasil survei World Economic Forum kepada pemuda Asia Tenggara menyebutkan, sebanyak 35,5 persen pemuda usia 15-35 tahun di Indonesia ingin menjadi pengusaha di masa depan. Posisi pemuda Indonesia tertinggi dibanding pemuda-pemuda Asia Tenggara lainya seperti (dalam persen),Thailand 31,9, Vietnam 25,7, dan Malaysia 22,9, Filipina 18,7 dan Singapura 16,9,” terangnya.

Anggota DPD Dapil Provinsi Gorontalo ini menambahkan, ada juga survey bahwa sekitar 72 persen generasi milenials dan Z di Asia Pacifik seperti Indonesia, Jepang, Filipina dan Singapura, memilih menjadi entrepreneur atau pengusaha dan hidup mandiri.

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Prabowo Brifing 1.500 Dansat Terkait Kondisi Bangsa
Penggunaan DTSEN Cegah Penyelewengan Bantuan Pemerintah
PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan
Membangun dengan Hutang
Keren, KADIN Sumsel Dorong Kopi Pagaralam Mendunia
Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan
May Day 2026, Polres Mesuji Do’a Bersama dan Santuni Yatim Piatu
Sujatmiko: Evaluasi Sistem Transportasi KAI

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:05 WIB

Prabowo Brifing 1.500 Dansat Terkait Kondisi Bangsa

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:21 WIB

Penggunaan DTSEN Cegah Penyelewengan Bantuan Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:11 WIB

PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:48 WIB

Membangun dengan Hutang

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Prabowo Brifing 1.500 Dansat Terkait Kondisi Bangsa

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:05 WIB

#indonesiaswasembada

Penggunaan DTSEN Cegah Penyelewengan Bantuan Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:21 WIB

#indonesiaswasembada

PT PLN Dukung Tekwondoin Indonesia ke Uzbekistan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:11 WIB

#indonesiaswasembada

Membangun dengan Hutang

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:48 WIB