E Soeparno: Krisis Energi Global, Diplomasi Harus Diperkuat

Sabtu, 4 April 2026 | 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menyampaikan bahwa krisis energi akibat perang yang masih berkecamuk di Timur Tengah melahirkan “sellers market”, dimana kendali penjualan minyak mentah dan gas dikendalikan para pihak yang memiliki pasokan migas

“Saat ini mekanisme pasar di sektor migas terhenti untuk sementara, mengingat disrupsi energi global akibat perang mengakibatkan lonjakan permintaan di saat pasokan migas terkendala penutupan selat Hormuz. Kita tengah menyaksikan “sellers market” yang mengendalikan transaksi perdagangan migas saat ini,” jelasnya.

Eddy menjelaskan, sellers market memberikan kewenangan besar bagi produsen dan pemasok migas untuk menentukan harga, volume dan kepada siapa saja pasokan migas ini hendak dijual. Karena itu kemampuan lobi baik dari aspek Government to Government maupun Business to Business harus dioptimalkan.

Baca Juga:  Hemat BBM; Opsi Pembelajaran Daring Harus Dipersiapkan Matang

“Mesin diplomasi internasional Indonesia perlu bekerja ekstra keras agar pasokan migas dari negara-negara sahabat bisa kita peroleh sesuai kebutuhan dan kemampuan nasional. Hal yang sama juga berlaku bagi Pertamina yang perlu memaksimalkan jaringan niaga yang dimilikinya untuk memperoleh kepastian pasokan migas dari berbagai sumber di dalam maupun luar negeri,” ungkap Waketum PAN ini.

Menurut Doktor Ilmu Politik UI ini, meskipun kita belum menyatakan kondisi darurat energi di dalam negeri namun secara umum dunia telah berada di pusaran krisis energi

Baca Juga:  Badan Pengkajian MPR Gelar FGD, Bahas Penguatan Demokrasi dan Kedaulatan Rakyat

“Tingkat ketidakpastian supply dan harga sangat tinggi, sehingga Indonesia harus ekstra waspada dan gesit mencari pasokan crude, gasoline dan LPG yang saat ini masih dipasok melalui jalur impor,”6 kata Eddy.

“Kondisi krisis energi, disusul sellers market menjadi alarm bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi, elektrifikasi dan pengembangan bioenergi.

“Kita tengah merasakan betapa tipisnya sekat antara Ketahanan Energi dengan Ketahanan Nasional,” tutup Anggota Komisi XII DPR RI ini.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Warga Bangunrejo Bersyukur di Era Gubernur Mirza, Bertahun Tahun Rusak Jadi Mulus
Gubernur Target Jalan Lampung Tengah Mantap Berkualitas Capai 98% di 2026
Samapta Polres Mesuji Lakukan Sterilisasi Sebelum Pelaksanaan Ibadah Paskah
Dua Tersangka Penadah Barang Curian Asal Tuba di Amankan Anggota Polres Mesuji
Makna Logo HUT ke-27 Lampung Timur: Harmoni Alam, Budaya, dan Semangat Pembangunan
HNW Tolak Keras UU Hukuman Mati Israel Targetkan Tawanan Palestina secara Diskriminatif, Dunia Tidak Boleh Diam
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan ke Tanah Air
Bupati Ayu Apresiasi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 06:08 WIB

Warga Bangunrejo Bersyukur di Era Gubernur Mirza, Bertahun Tahun Rusak Jadi Mulus

Sabtu, 4 April 2026 - 06:04 WIB

E Soeparno: Krisis Energi Global, Diplomasi Harus Diperkuat

Sabtu, 4 April 2026 - 05:54 WIB

Gubernur Target Jalan Lampung Tengah Mantap Berkualitas Capai 98% di 2026

Jumat, 3 April 2026 - 14:51 WIB

Samapta Polres Mesuji Lakukan Sterilisasi Sebelum Pelaksanaan Ibadah Paskah

Jumat, 3 April 2026 - 14:47 WIB

Dua Tersangka Penadah Barang Curian Asal Tuba di Amankan Anggota Polres Mesuji

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

E Soeparno: Krisis Energi Global, Diplomasi Harus Diperkuat

Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:04 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Target Jalan Lampung Tengah Mantap Berkualitas Capai 98% di 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 05:54 WIB

#indonesiaswasembada

Samapta Polres Mesuji Lakukan Sterilisasi Sebelum Pelaksanaan Ibadah Paskah

Jumat, 3 Apr 2026 - 14:51 WIB