Dr. Salim Berikan Bantuan Untuk Nelayan Lampung

Rabu, 15 Juni 2022 | 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

LAMPUNG – Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri menyapa para tokoh nelayan Lampung di Desa Sidodadi Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, Rabu (15/6).

Hadir mendampingi Dr. Salim Bupati Pesawaran Dendi Romadhona, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Anggota DPR PKS Dapil Lampung Almuzamil Yusuf dan Junaidi Auly, Anggota DPD RI Abdul Hakim, beserta jajaran PKS Lampung.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Salim menyempatkan diri berdialog dengan para nelayan. Dalam dialog yang digelar, Kepala Desa Sidodadi menjelaskan potensi nelayan dan pariwisata bahari yang luar biasa seperti ikan, garam, rumput laut hingga budidaya dan pariwisata mangrove. Sementara kebutuhannya adalah soal sarana prasarana dan dukungan pemerintah.

PKS secara khusus juga memberikan bantuan kepada para nelayan, antara lain berupa jaring tangkap, bahan membuat bubu, bantuan modal hingga bingkisan untuk nelayan. Dr. Salim menegaskan komitmen PKS untuk menyejahterakan para nelayan di Indonesia.

Baca Juga:  Menilai Hibah Secara Objektif

Menurut Dr. Salim Indonesia ini negara maritim sehingga wajar potensi bahari luar biasa apalagi di Lampung. Bahari selain memproduksi hasil laut juga memiliki potensi pariwisata yang dahsyat jika dapat dikelola dengan baik. “Tetapi kita miris kesejahteraan nelayan masih jauh dari harapan. Oleh karena itu PKS akan terus memperjuangkan keberpihakan negara kepada para nelayan. Bukan hanya retorika tapi melalui regulasi dan undang-undang,” ungkap Dr. Salim

Menurut Menteri Sosial 2009-2014 ini untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan di negeri ini dibutuhkan pemimpin yang punya visi yang kuat, punya gagasan dan terobosan untuk mewujudkan visi tersebut, dan memiliki kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga:  Bangun Kecerdasan Dini, Mahasiswa UIN RIL Gelar Sosialisasi Pengenalan Emosi

“PKS terus mendorong para pemimpin baik di tingkat nasional maupun daerah untuk terus melakukan terobosan kebijakan yang pro petani dan nelayan. Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran di bawah Pak Dendi Romadhona alhamdulillah termasuk yang punya semangat untuk kesejahteran nelayan,” katanya.

PKS, lanjut Salim, juga aktif membangun kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan. Ini sangat mendesak karena petani nelayan adalah kelompok yang selama ini menjadi tulang punggung negara, yang seharusnya menikmati kesejahteraan.

“Namun realitasnya petani dan nelayan masih marginal dari kebijakan negara yang berkeadilan. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama untuk sejahterakan mereka,” pungkas Dr. Salim. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur
DPR Mendesak Pemerintah Selamatkan 9 Anak Yang Disandera OPM
DPRD Way Kanan Gelar ‘ Rapat Paripurna Internal”
Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:08 WIB

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB

#indonesiaswasembada

Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:27 WIB

Seorang penari menampilkan Tari Topeng Cirebon di salah satu gerbong Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal sebagai Whoosh, dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat saat kereta melaju di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:08 WIB

Panitia Pemilihan Rektor Unila

#indonesiaswasembada

Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:42 WIB