DPRD Lampung Sebut PAD Selama 15 Hari Pemutihan Pajak Berjalan Jauh dari Target Redaksi 19 Mei 2025

Senin, 19 Mei 2025 | 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Komisi III DPRD Lampung menyebut pendapatan asli daerah atau PAD yang diperoleh Pemerintah Provinsi Lampung dari program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) masih jauh dari target yang diharapkan.

Di mana, selama program ini berjalan sejak 1-15 Mei 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung mencatat PAD Pemprov Lampung yang telah diterima yakni senilai sekitar Rp 22 miliar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lampung, Yozi Rizal mengatakan, untuk menakar PAD dari program pemutihan, maka dapat ditakar dari jumlah uang yang sudah masuk ke kas Provinsi Lampung.

Dengan jumlah yang disampaikan oleh Bapenda Lampung, Yozi menyebut jika nilai tersebut masih sangat rendah dan jauh dari target yang semestinya.

“Kalau Rp 22 miliar dengan 10 hari efektif, artinya pendapatan per hari hanya 2,2 miliar. Maka itu masih jauh dari target, tanpa pemutihan juga bisa segitu,” ucapnya.

Baca Juga:  Pengelola Tol Bakter Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di Kantor Bakauheni Selatan

Disinggung terkait nilai yang semestinya bisa dimaksimalkan, Yosi mengatakan jika target baru bisa dihitung ketika ada data yang valid terkait potensi pendapatan.

Sementara, kata Yozi, selama ini pihaknya belum mendapat data laporan yang pasti terkait jumlah potensi pendapatan pajak kendaraan di Lampung.

“Data yang selama ini diberikan ke kita itu, misal dari audit BPK ada sekian juta yang nunggak pajak, kemudian ada potensi sekitar triliun yang tidak masuk, nah kita belum bisa terima itu,” ujar Yozi.

“Selama ini kita kan minta data yang valid dari Bapenda, sesungguhnya unit kendaraan roda dua, roda empat, roda delapan yang benar-benar adalah potensi pendapatan kita, jadi dari data yang selama ini mereka sampaikan, itu tidak lagi valid,” imbuhnya.

Dia pun mengatakan bahwa jumlah potensi menjadi tidak valid lantaran tidak ada data pasti terkait jumlah kendaraan yang benar-benar masih aktif.

Baca Juga:  Dasco Ungkap Pertemuan Dengan Dirut Himbara : Situasi Perbankan Sangat Bagus

“Misal ada kendaraan yang sudah tidak dipakai maka pasti itu tidak dibayar pajaknya, sehingga yang seperti itu harusnya dihilangkan dari potensi pendapatan pajak, tapi selama ini data itu masih dicantumkan sebagai potensi,” imbuh Yozi.

“Jadi yang kita minta adalah validasi data yang jelas, sehingga kita tidak ngawur memasang target pendapatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Yozi mengatakan jika ke depan pihaknya bakal melakukan evaluasi bersama pihak terkait atas penyelenggaraan pemutihan PKB ini.

“Ini yang akan kita lakukan, jadi dari segala potensi pendapatan, pajak, retribusi, termasuk yang lain-lain, ini yang akan kita evaluasi dan kita rapatkan,” kata Yozi.

“Waktunya segera, karena saat ini rapat internal kami (Komisi III) belum selesai,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : DPRD Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pengelola Tol Bakter Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di Kantor Bakauheni Selatan
Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan
Lampung Disiapkan Jadi Pusat Bioetanol Nasional,Wamen Investasi Tinjau Lokasi Pabrik di Lamsel
Mantan Ketua BEM Berharap, Prabowo Hadir di Munas HIPMI, Dialog Ekonomi Kekinian
Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI, Gubernur Mirza: Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda Indonesia
Presiden Prabowo Resmikan RS M. Thohir, Lanjut ke Munas HIPMI
Soal Keanggotaan Bustami, Ini Klarifikasi KPU Provinsi Lampung

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pengelola Tol Bakter Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di Kantor Bakauheni Selatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:10 WIB

Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:08 WIB

Lampung Disiapkan Jadi Pusat Bioetanol Nasional,Wamen Investasi Tinjau Lokasi Pabrik di Lamsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:05 WIB

Mantan Ketua BEM Berharap, Prabowo Hadir di Munas HIPMI, Dialog Ekonomi Kekinian

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:02 WIB

Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:02 WIB