Dipicu Hutang-Piutang, Pria Muda di Lampung Utara Jadi Korban Pembacokan, Pelaku Buron

Jumat, 9 Mei 2025 | 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Pria muda di desa Kali Cinta Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara jadi korban pembacokan yang diduga dipicu oleh persoalan hutang piutang.

Peristiwa naas itu terjadi pada Minggu, 05 Mei 2025 sekira pukul 19.30 WIB dikediaman korban yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial IYS saat menagih hutang senilai Rp1 juta rupiah didampingi istrinya.

Menurut keterangan pelapor inisial R yang juga istri korban yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor STPL/B-1/16/V/2025/POLDA LAMPUNG/RES-LU/SPK KTBU tanggal 05 Mei 2025 pelaku bersama istrinya mendatangi rumahnya sembari marah-marah dan mengancam akan membunuh orang tua korban sambil menunjukkan senjata tajam jenis laduk yang sudah dikeluarkan dari dalam sarung laduknya. Pengancaman itu dilakukan di dalam rumah korban.

Baca Juga:  Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Nasib malang menimpa korban Toni, Ia yang keluar hendak menemui pelaku ILY malah mendapatkan serangan dari terduga pelaku yang mengayunkan senjata tajam jenis laduk (golok) dan mengenai punggung korban.

Korban yang terkena sabetan laduk itu, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan salah satu keluarga korban, Hengki (45) saat ini terduga pelaku belum juga ditangkap, meski laporan polisi sudah diterima.

“Keluarga korban sudah laporan, tetapi sampai hari ini tidak ada tindakan tegas dari pihak yang berwajib,” ujar Hengki, kepada media ini, Jumat, 09 Mei 2025.

Baca Juga:  Bupati Egi Diusulkan ke Bappenas Untuk Anugerah Cita Negeri 2026

Dirinya berharap, pihak kepolisian segera mengambil sikap tegas untuk segera meringkus pelaku yang ditakutkan akan melarikan diri maupun menghilangkan barang bukti.

“Dimohonkan pihak kepolisian segera merespon atas laporan keluarga saya itu, saya mohon agar pelaku bisa segera diamankan dan diberikan hukuman yang setimpal,” tutur dia.

Sementara itu, Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Farikhin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan atas laporan keluarga korban. Dirinya mengatakan kasus tersebut sedang ditindaklanjuti, dan menunggu hasil perkembangan dilapangan. “Sedang dikerjakan, (mohon) sabar,” kata Kapolsek.


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Romy


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Terpadu di Lampung
Aklamasi, Haryati Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Mesuji
Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung
Terima Ombudsman RI, Marindo: Lampung Perkuat Sinergi untuk Layanan yang Nyata bagi Masyarakat
Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik
HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji
Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi
Bupati Egi: Jangan Mudah Percaya Janji Kerja

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:02 WIB

Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Terpadu di Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 20:32 WIB

Aklamasi, Haryati Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Mesuji

Rabu, 29 April 2026 - 17:16 WIB

Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 17:05 WIB

Terima Ombudsman RI, Marindo: Lampung Perkuat Sinergi untuk Layanan yang Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 16:57 WIB

Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Terpadu di Lampung

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:02 WIB

#indonesiaswasembada

Aklamasi, Haryati Resmi Nahkodai DPD Partai Golkar Mesuji

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:32 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung

Rabu, 29 Apr 2026 - 17:16 WIB

#indonesiaswasembada

Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:57 WIB