Di Lampung Utara, Prof Mahfud Kampanye Program Petani Sejahtera

Kamis, 1 Februari 2024 | 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak desa kini, kata dia, sudah tidak merasa nyaman untuk jadi petani. Mereka lebih memilih untuk mengadu nasib di kota mencari peruntungan sebagai pekerja. Dirinya berjanji, jika nantinya Ia dan Ganjar Pranowo terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, kredit macet (perbankan) petani bakal dihapuskan, itupun berlaku bagi para kaum nelayan.

“Oleh sebab itu, mari kita kembalikan (tradisi) bertani. Petani harus disejahterakan kembali. Subsidi pupuk nanti akan disediakan, kemudian kredit-kredit petani (hutang perbankan) yang macet akan dibebaskan dan diputihkan. Kredit macet para nelayan juga dibebaskan dan diputihkan,” janjinya.

Baca Juga:  PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung

Sebab, sambung dia, angka kredit macet oleh petani dan nelayan di perbankan milik pemerintah nilainya menembus hingga ratusan miliar rupiah. Kredit macet itu disebabkan oleh ketidakberhasilan para petani dan nelayan soal jumlah produksinya.

“Kita harus berani mengambil keputusan yang cepat, agar hutang-hutang para petani dan nelayan segera dibebaskan. Petani juga harus diberikan kemudahan mendapatkan pupuk, benih dan faktor-faktor pendukung lainnya, agar bisa bekerja dengan baik,” tuturnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB