Catatan 100 Hari Pemerintahan Mirza-Jihan, Dorong Hilirisasi Pertanian: Salurkan 24 Dryer Padi dan 4 Mesin Penepung Mocaf

Senin, 26 Mei 2025 | 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG—Pemerintah Provinsi Lampung di era Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela memperkuat peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi dalam 100 hari pemerintahannya sejak dilantik 20 Februari 2025. Mengawali masa kerjanya, sebanyak 24 unit mesin pengering gabah dan empat unit mesin penepung mocaf diserahkan kepada kelompok tani dan BUMDes di sepuluh kabupaten/kota. Dryer tersebut multi fungsi, untuk gabah, jagung, cokelat, kelapa dan singkong

Selain mewujudkan visi misi pembangunan yang diusung keduanya, langkah strategis ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kemudian, pengendalian inflasi dan penguatan hilirisasi komoditas pertanian lokal yang menjadi salah satu isu pembangunan nasional era Presiden Prabowo Subianto.

Pemprov Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memberikan bantuan mesin pengering padi berkapasitas 20 ton. Bantuan ini diberikan kepada 21 kelompok tani dan tiga BUMDes di Kabupaten Way Kanan, Tanggamus, Pesawaran, dan Lampung Barat. Dengan alat ini, proses pengeringan gabah yang biasanya memakan waktu 36 jam dapat dipangkas menjadi hanya 12 jam.

“Dengan alat ini, petani bisa menyimpan gabah lebih lama, menjualnya dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG), dan memperoleh harga jual yang lebih tinggi,” ujar Gubernur Mirza, Kamis (22/5/2025).

Satu unit mesin dapat mengolah gabah dari lahan seluas 2–3 hektare, sehingga total kapasitas pengolahan mencapai 480 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hari dari 24 mesin yang disebar. “Petani kini bisa meraup tambahan pendapatan hingga Rp550 per kilogram dengan menjual GKG dibandingkan GKP,” kata Gubernur.

Dia menambahkan, Koperasi Pertanian Serbajadi, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan telah menguji mesin tersebut dan mencatat efisiensi tinggi serta hasil gabah yang stabil. Selain mendukung panen raya, mesin ini juga membuka peluang usaha pengeringan gabah secara komersial yang dikelola oleh BUMDes maupun koperasi tani.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Mitigasi dan Layanan Kesehatan Terkait GAK

Tak hanya padi, Pemerintah Provinsi Lampung juga memperkuat hilirisasi komoditas singkong melalui pemberian empat unit mesin penepung mocaf (Modified Cassava Flour). Mesin ini diserahkan kepada petani di Lampung Tengah, Lampung Timur, Way Kanan, dan Lampung Utara.

Mocaf dihasilkan dari proses fermentasi singkong dan memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan singkong segar. Dengan teknologi ini, petani bisa memperoleh nilai tambah hingga Rp6.394 per kilogram dengan margin keuntungan mencapai 67,2%.

“Selain bernilai ekonomi, tepung mocaf juga menawarkan alternatif pangan yang lebih sehat dan bisa menggantikan tepung terigu. Ini menjadi alternatif pengolahan hasil panen singkong petani,” kata Gubernur Lampung yang pernah menjadi Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lampung selama 10 tahun itu.

Sebagai produsen singkong terbesar di Indonesia, Provinsi Lampung mencatatkan produksi singkong mencapai 7 juta ton pada 2025, menurut data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. Potensi ini menjadikan Lampung sebagai wilayah strategis pengembangan produk turunan berbasis singkong seperti mocaf, tapioka, hingga bioetanol.

Produksi Padi dan Luas Lahan Sawah

Provinsi Lampung menargetkan produksi padi mencapai 3,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada 2025, meningkat dari capaian tahun sebelumnya . Untuk mendukung target tersebut, luas tanam padi ditargetkan mencapai 1.034.205 hektare, yang mencakup 849.384 hektare pertanaman reguler serta 184.821 hektare dari optimalisasi lahan dan cetak sawah .

Baca Juga:  Dinkes Lampung Utara Gencarkan Tracing TBC

Kabupaten Lampung Tengah merupakan sentra penghasil padi terbesar di Provinsi Lampung, dengan produksi mencapai 614.016,70 ton pada 2024 . Selain itu, Kabupaten Lampung Timur dan Tulang Bawang juga termasuk dalam lima besar kabupaten dengan produksi padi tertinggi di provinsi ini.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha tani menunjukkan bahwa transformasi pertanian berbasis teknologi bukan lagi wacana di Provinsi Lampung. “Dengan infrastruktur mesin modern, Lampung siap menjadi pusat pertanian maju yang tidak hanya produktif tetapi juga memberikan nilai tambah tinggi bagi petani lokal,” tutup Gubernur Mirza.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty, mengatakan hilirisasi pertanian dimulai dari desa. Gubernur Lampung, pada Selasa (20/5/2025), menguji coba mesin pengering gabah dan jagung berkapasitas 20 ton di Natar, Lampung Selatan.

“Ini bukan hanya soal alat pascapanen-tapi langkah awal menuju industrialisasi pertanian. Kalau petani bisa mengeringkan sendiri hasil panennya, mereka tidak lagi bergantung pada tengkulak,” kata Evie.

Sehingga, petani bisa menyimpan, mengolah, dan menjual ke industri dengan harga lebih baik. “Inilah semangat hilirisasi: menaikkan nilai tambah di tangan petani sendiri,” kata Evie.

Ke depan, Pemprov Lampung bakal bangun silo moderen dan pabrik pengolahan di tingkat kecamatan. Lampung akan produksi tepung jagung, konsentrat, bahkan tepung ikan sendiri, dan semua dari desa.

Dengan hilirisasi berbasis desa, Pemprov Lampung ingin petani tidak hanya jadi produsen bahan mentah. Tapi jadi bagian dari rantai industri. Sehingga petani untung, desa tumbuh, dan ekonomi Lampung melesat.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak
Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying
Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global
Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah
Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina
Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka
Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi
FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:44 WIB

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 September 2026 - 22:27 WIB

Jasper Lance: ‘Ageman’ Membedah Luka Psikologis Intoleransi dan Bullying

Selasa, 29 September 2026 - 22:10 WIB

Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global

Selasa, 29 September 2026 - 22:07 WIB

Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 19:27 WIB

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Berita Terbaru

Berita Utama

Gubernur Lampung Mirzani Djausal Puji Lambar Kompak

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:44 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar upacara penyambutan bagi Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. (Xinhua)

Beijing

Baiknya Hubungan Tiongkok-AS Bagus Buat Perdagangan Global

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:10 WIB

Berita TNI

Sultan Dorong Model Baru Pembangunan Daerah

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:07 WIB

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:27 WIB