Bunda PAUD Sosialisasikan Program Cegah Stunting dan Penurunan Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 29 Agustus 2023 | 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

PRINGSEWU —- Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyosialisasikan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem melalui program makan ikan dan pengembangan budidaya ikan cupang di Desa Margosari, Kabupaten Pringsewu, Selasa (29/08/2023).

Acara bertajuk Princes-Gemeskan, Penurunan Kemiskinan Ektrem,serta Pencanangan Pengembangan Budidaya Ikan Cupang itu digelar karena Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu sentra ikan air tawar di Provinsi Lampung.

Bunda Riana mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas upaya untuk menurunkan stunting, menurunkan kemiskinan ekstrem dan meningkatkkan konsumsi makan ikan.

Seperti ketahui, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapatkan masyarakat.

“Potensi yang dimiliki ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi ikan dan juga ekonomi keluarga,” ujar Bunda Riana.

Riana menjelaskan bahwa sosialisasi pentingnya makan ikan akan digalakkan pada setiap lini, tidak hanya di sekolah-sekolah tetapi juga tempat lainnya.
Peran Bapak dan Ibu Guru, Ketua TP PKK Provinsi, Kabupaten, Kecamatan sampai ke Desa/Pekon dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menggerakkan masyarakat untuk makan ikan dan upaya menurunkan stunting serta kemiskinan ekstrem.

Baca Juga:  Habib Aboe di Forum AIPA Caucus: ASEAN Perlu Peringatan Dini Digital untuk Jaga Perdamaian Kawasan

Penjabat Bupati Kabupaten Pringsewu Adi Erlansyah dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan Princes-Gemeskan, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan kegiatan Princes–Gemeskan di Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Gemarikan dapat menjadi solusi bagi hambatan dalam upaya bersama menurunkan angka stunting, seperti rendahnya minat makan ikan, keterbatasan ketersediaan ikan, masih sedikitnya diversifikasi produk olahan dan terbatasnya jalur distribusi.
“Untuk itu saya berpesan kepada kita semua yang hadir hari ini, mari kukuhkan komitmen dan sinergitas kita guna mendukung gerakan ini guna menyehatkan, menguatkan dan mencerdaskan bangsa serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Adi.

Pencanganan Program Bangdikupang (Pengembangan Budidaya Ikan Cupang) yang melibatkan seluruh komponen masyarakat mulai dari anak-anak yang ditandai dengan pemberian bibit Ikan Cupang sejumlah 500 ekor kepada Anak PAUD dan SD yang hadir dalam kegiatan ini.

Adi menjelaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pringsewu mencapai 1.176 KK atau 4.835 jiwa, (1,1%) dari total warga Masyarakat Kabupaten Pringsewu.
“Dari total tersebut, di Pekon Margosari sendiri terdapat 23 KK atau 94 jiwa yang masih masuk dalam kriteria tersebut,” ujar Adi.

Baca Juga:  Takut Diserang Iran, Israel Mati Ketakutan

Dalam acara ini, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggandeng Pendongeng Nasional Kak Bimo Aryo sebagai upaya menarik minat para anak-anak guna memasyarakatkan konsumsi ikan.

Dalam kesempatan itu, Bunda Riana Sari Arinal bersama Pj. Bupati Pringsewu, Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, dan Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu secara simbolis memberikan bantuan untuk penurunan stunting kepada 200 Jiwa, Bantuan guna Penurunan Kemiskinan Extrem sebanyak 94 Jiwa.
Kemudian sebanyak 300 orang diberikan bantuan PMTAS dan bantuan sarana prasarana budidaya ikan untuk 5 kelompok.

Selain itu diberi juga, bantuan kemasan produk olahan ikan untuk 5 kelompok, bantuan Badan Hukum Kelompok Perikanan untuk 7 kelompok, pemberian Asuransi Nelayan Berjaya untuk 50 Orang.

Pada bidang sosial diberikan bantuan aksebilitas berupa kursi roda kepada PPKS sebanyak 11 unit, pada bidang ketahanan pangan diberikan paket bibit ikan kepada 11 kelompok, lalu pembibitan dan demplot untuk 1 kelompok.

Untuk perwakilan Masyarakat Bapak Asuh Peduli Stunting dan Keluarga Berisiko atau yang biasa disebut Masbasko diberikan 20 paket bibit Ikan Mas. (Adpim)##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PWI Lampung Pasang Target Emas untuk Futsal di Porwanas
Presiden Iran: Teheran Dukung Dialog, tapi bukan untuk Menyerah
Leapmotor Mulai Perakitan Mobil Listrik di Indonesia
Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Terserang Diare, Komisi IX Soroti Keamanan MBG
Zainul Munasichin: Usut Data Ganda 6 Juta Penerima Manfaat MBG
Pimpinan MPR Ziarah, Muzani : Pentingnya Peran Historis Bagi Indonesia
Pemprov Lampung Intensifkan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Tanggamus
Wagub Kukuhkan Mabigus dan Pembina Gudep UIN Raden Intan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:05 WIB

PWI Lampung Pasang Target Emas untuk Futsal di Porwanas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Iran: Teheran Dukung Dialog, tapi bukan untuk Menyerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Leapmotor Mulai Perakitan Mobil Listrik di Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Terserang Diare, Komisi IX Soroti Keamanan MBG

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Zainul Munasichin: Usut Data Ganda 6 Juta Penerima Manfaat MBG

Berita Terbaru

Futsal Lampung Targert Emas di Porwanas 2027 [Nr]

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Pasang Target Emas untuk Futsal di Porwanas

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:05 WIB

 Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Presiden Iran: Teheran Dukung Dialog, tapi bukan untuk Menyerah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:45 WIB

Leapmotor memulai produksi lokal dua mobil listriknya di Indonesia di fasilitas perakitan yang berlokasi di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.[Indo]

#indonesiaswasembada

Leapmotor Mulai Perakitan Mobil Listrik di Indonesia

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:41 WIB

#indonesiaswasembada

Zainul Munasichin: Usut Data Ganda 6 Juta Penerima Manfaat MBG

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:04 WIB