Bapenda Lampung Mulai Tempel Stiker Menunggak Pajak Pada Randis Pemkab Lampura

Jumat, 15 September 2023 | 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, Lampung Utara menjadi Kabupaten penunggak pajak kendaraan tertinggi di Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pendapatan Wilayah VI Lampura, Mustafa Kamil kepada lintaslampung.com saat dikonfirmasi diruang kerjanya belum lama ini. Selain kendaraan pribadi milik masyarakat setempat, rupanya kendaraan dinas (Randis) milik Pemkab Lampura yang digunakan oleh sejumlah pejabat ketahuan menunggak pajak.

“Berulang kali diperingatkan tapi masih saja begitu. Randis roda dua dan roda empat yang menunggak pajak jumlahnya ada 1.800-an unit. Lampung Utara ini jika dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Provinsi Lampung, angkanya yang paling tinggi,” ungkap Mustafa Kamil.

Baca Juga:  Warga Bangunrejo Bersyukur di Era Gubernur Mirza, Bertahun Tahun Rusak Jadi Mulus

Terbaru, pihaknya menggelar kegiatan yang merupakan program Bapenda Provinsi Lampung dengan menempelkan stiker yang isinya menerangkan bahwa unit kendaraan dimaksud belum melunasi kewajiban perpajakannya. Tujuannya, agar para wajib pajak dapat tergugah kesadarannya untuk segera menunaikan kewajibannya. Lokasi penempelan stiker dipusatkan di kantor Pemkab Lampura dan beberapa Sekolah Menengah Atas, Jumat, (15/09/2023).

“Kendaraan-kendaraan dinas yang kedapatan menunggak pajak, kami tempelkan stiker itu, harapannya agar para pemilik kendaraan tergugah hatinya mau bayar pajak,” jelasnya.

Sasaran yang dituju, lanjut dia, bukan hanya berfokus pada Randis yang ada di lingkup Pemkab setempat, melainkan juga ditujukan pada kendaraan umum. Sebab, total kendaraan dinas yang menunggak pajak di Lampung Utara mencapai 20 ribuan unit.

Baca Juga:  Ayu Buka Musda Ke VI LDII WK

“Kendaraan umum milik masyarakat juga tak luput dari perhatian kita, oleh karena itu, kita juga sasar ke sekolah-sekolah yang ada diperkotaan. Sebab, jumlah yang menunggak pajak mencapai 20-ribuan,” imbuhnya.

Masih kata dia, agenda kedepan pihaknya juga akan mengunjungi rumah-rumah warga yang belum melunasi pajak kendaraannya. Pihaknya ingin mengingatkan warga bahwa kendaraan dinas yang menunggak lebih dari dua tahun akan dianggap kendaraan bodong.

“Kebijakan door to door akan kami lakukan dan sudah kita agendakan, agar pendapatan daerah dapat meningkat,” tuturnya. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung
Terima Ombudsman RI, Marindo: Lampung Perkuat Sinergi untuk Layanan yang Nyata bagi Masyarakat
Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik
HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji
Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi
Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025
Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik
BREAKING NEWS Doel Remos! Pejabat Gak Usah “Kekampangan”

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:16 WIB

Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 17:05 WIB

Terima Ombudsman RI, Marindo: Lampung Perkuat Sinergi untuk Layanan yang Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 16:57 WIB

Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 16:46 WIB

HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji

Rabu, 29 April 2026 - 16:42 WIB

Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Ajak Sukseskan Porwanas XV 2027 Lampung

Rabu, 29 Apr 2026 - 17:16 WIB

#indonesiaswasembada

Jaminan Keselamatan Transportasi Butuh Solusi Sistemik

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:57 WIB

#indonesiaswasembada

HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:46 WIB

#indonesiaswasembada

Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:42 WIB