Bangun Desa Wisata Berstandar Internasional FEB Unila, UITM, UM Kalianda Adakan PKM di Desa Sukaraja

Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN –  Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., Prof. Imbarin Bujang, Rector 1 UiTM Sabah, Malaysia, dan Rektor UM Kalianda Susilawati, S.Sos., M.IP., M.M., menjalin kolaborasi guna melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Rabu, 13 Agustus 2025, di Desa Sukaraja, Lampung Selatan.

Mengusung tema “Membangun Desa Ekowisata Berkelanjutan: Program Berbasis Masyarakat Internasional untuk Pengembangan Pariwisata Pedesaan di Lampung”, kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi tiga universitas, yakni Universitas Teknologi Mara (Malaysia), Universitas Lampung (Indonesia), serta Universitas Muhammadiyah Kalianda (Indonesia) dalam rangka membangun desa wisata di Desa Sukaraja.

Acara diikuti oleh mahasiswa dari ketiga universitas kolaborator, Kepala Kecamatan Rajabasa yang diwakili oleh Bapak Sugeng sebagai staf kecamatan, Kepala Desa Sukaraja M.Yusuf, Tim Penggerak PKK, Bumdes, dan warga Desa Sukaraja, serta penyandang disabilitas yang secara aktif terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan PKM.

Kehadiran penyandang disabilitas menjadi wujud implementasi prinsip keberagaman dan inklusivitas, sekaligus memberikan ruang partisipasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukaraja Bapak Yusuf menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya desanya sebagai lokasi program ini.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak

Ia juga memaparkan potensi wisata yang dimiliki Sukaraja, mulai dari keindahan alam pesisir, kekayaan budaya lokal, hingga produk unggulan desa yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. “Kami berharap, melalui kolaborasi internasional ini, Desa Sukaraja dapat dikenal lebih luas dan menjadi destinasi ekowisata unggulan di Lampung,” ujarnya.

Perwakilan Camat Rajabasa, Pak Sugeng, juga turut memberikan sambutan hangat kepada para peserta. “Selamat datang di Kecamatan Rajabasa. Rajabasa terkenal dengan tiga dimensi, yaitu laut, daratan, dan gunung. Mudah-mudahan kita bisa membangun wisata yang ada di Kecamatan Rajabasa secara umum, secara khusus yang ada di Desa Sukaraja,” ungkapnya.

Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si. selaku Dekan FEB Unila, menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan desa wisata. “Desa ini punya potensi yang besar untuk berkembang. Manfaatkanlah media dalam rangka meningkatkan pendapatan desa ini, gunakan media sosial untuk marketing,” pesannya.

Baca Juga:  Pemprov-KPPU Komit Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif

Prof. Imbarin Bujang, Rector 1 UiTM Sabah, Malaysia, menambahkan bahwa tujuan program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat. “Program ini sebenarnya adalah untuk meningkatkan tahap pengetahuan di kalangan desa. Maksudnya, kita bukan meminggirkan desa, tapi memartabatkan desa,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UM Kalianda, Susilawati, S.Sos., M.IP., M.M., menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi program ini. “Insyaallah kami akan mendampingi, karena ini adalah tugas mulia, tugas perguruan tinggi, dimana kami ada di dalam Tridarma pengabdian masyarakat. Jadi bagaimana perguruan tinggi itu harus bermanfaat, berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi internasional dan pengabdian masyarakat berbasis keilmuan, sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa wisata bertaraf global.

Sinergi antara FEB UNILA, UiTM, dan UM Kalianda bukan hanya memperkaya pengalaman akademik, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah dunia.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Unila

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB