Bamsoet Tingkatkan Peran Politik Perempuan

Rabu, 29 November 2023 | 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menekankan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting sebagai ‘ibu bangsa’. Terlebih seiring dinamika dan tantangan dalam pembangunan yang semakin kompleks, dibutuhkan sumberdaya manusia yang tidak sekadar memiliki kompetensi dan daya saing, namun juga berkarakter.

Artinya, pendidikan yang holistik menjadi faktor menentukan. Di sinilah peran penting dari ‘ibu bangsa’, karena dari rahim kaum perempuan dan dari buaian kaum ibu, pendidikan paling elementer dan paling fundamental bagi setiap generasi bangsa, mulai dibentuk dan ditanamkan.

“Begitupun dalam menghadapi Pemilu 2024, para kaum Ibu juga memiliki peran penting untuk memastikan keluarganya tidak termakan hoax apalagi sampai ikut menyebarkan hoax. Kaum ibu memiliki peran penting dalam menjaga Pemilu tetap semarak dengan duka cita, bukan berujung dengan air mata,” ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama organisasi Wirawati Catur Panca, di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Rabu (29/11/23).

Baca Juga:  Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Turut hadir antara lain Ketua Umum Wirawati Catur Panca Pia Feriasti Megananda, Sekretaris Umum Wirawati Catur Panca Damayanti Moehono, serta tokoh perempuan Okky Asokawati.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mengapresiasi perjalanan 47 tahun Wirawati Catur Panca yang terus tumbuh dan berkembang menjadi organisasi modern yang tetap konsisten dalam memperjuangkan harkat, martabat, dan kedudukan wanita Indonesia. Dalam konteks kemajuan peradaban, isu utama yang masih mengemuka adalah isu keadilan dan kesetaraan gender, di mana wanita bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan kaum pria.

Karenanya patut disyukuri banyak kemajuan yang telah dicapai kaum perempuan Indonesia. Tercermin dari kenaikan indeks pemberdayaan gender, yang pada tahun 2022 mencatatkan rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir, mencapai 76,59 poin (kategori tinggi). Indeks pemberdayaan gender ini diukur dari tiga dimensi, yaitu proporsi keterwakilan perempuan dalam parlemen, proporsi perempuan yang bekerja sebagai pengambil keputusan, dan distribusi pendapatan.

Baca Juga:  Inggris Boikot Barang dari Israel, 8 Negara Dukung termasuk RI

“Indeks pembangunan gender yang menggambarkan rasio indeks pembangunan manusia antara perempuan dan laki-laki, juga terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2022 lalu mencapai 91,63 poin, yang merupakan angka tertinggi dalam satu dasawarsa terakhir,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, ditengah kemajuan juga masih terbuka banyak ruang dan peluang, yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh kaum perempuan. Misalnya keterlibatan perempuan dalam parlemen yang meskipun saat ini sudah meningkat hingga mencapai 21,9 persen, namun masih belum memenuhi kuota 30 persen yang disediakan bagi keterwakilan perempuan di parlemen.

“Momentum Pemilu 2024 harus dimanfaatkan seoptimal mungkin agar menjadi titik balik penguatan pemberdayaan perempuan. Berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU, jumlah pemilih perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan jumlah pemilih laki-laki. Dari 204,81 juta jiwa daftar pemilih, sebanyak 102,58 juta (lebih dari 50 persen) adalah pemilih perempuan,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap
Peng Liyuan-Melania Trump Kunjungi Museum Nasional
Tiongkok-Indonesia Kerja Sama Perikanan Tangkap
Diplomasi Panda Xi-Guna Lingkungan Lebih Aman

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Sabtu, 26 September 2026 - 05:33 WIB

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 September 2026 - 05:21 WIB

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terbaru


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB

Berita Utama

Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:01 WIB

Berita Utama

Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:33 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Sabtu, 26 Sep 2026 - 05:21 WIB