Bamsoet Apresiasi Pribadi Agung Laksono Pada Ulta ke-75

Minggu, 24 Maret 2024 | 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang mengapresiasi sosok anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agung Laksono yang mumpuni dan memiliki segudang pengalaman di berbagai bidang. Tidak hanya sebagai politikus, pria kelahiran Semarang tanggal 23 Maret 1949 ini, juga sukses dalam dunia bisnis, partai politik, organisasi kemasyarakatan hingga birokrasi.

“Di usianya yang kini telah menginjak 75 tahun, Agung Laksono tetap setia mencurahkan tenaga dan pemikirannya bagi kemajuan bangsa. Sebagai salah satu tokoh politik senior di Indonesia, berbagai profesi dan posisi penting, baik di partai politik, bisnis, pemerintahan hingga legislatif pernah diembannya dengan baik. Keteladanan beliau patut dicontoh oleh para generasi muda,” ujar Bamsoet usai menghadiri syukuran ulangtahun ke-75 Agung Laksono di Jakarta, Sabtu malam (23/3/24).

Hadir antara lain Ketua Wantimpres Wiranto, anggota Wantimpres Habib Luthfi, Ketua Umum Partai Golkar/Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, tokoh senior Partai Golkar Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung dan Theo L Sambuaga, Syarif Cicip Soetardjo, Menpora Dito Ariotedjo, serta sejumlah tokoh politik lain.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Agung Laksono memulai karir politiknya sejak lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) di tahun 1972. Ia dipercaya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode 1983-1986, Ketua Umum AMPI periode 1984-1989, Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro tahun 1990-1995 dan di tahun 2000 menjadi Ketua Umum PPK Kosgoro.

Baca Juga:  Iran Sebut Suplai Minyak ke Pelanggan Aman-aman Saja

“Kiprah sebagai anggota legislatif mulai digeluti ketika Agung Laksono terpilih sebagai anggota DPR/MPR RI periode 1987-1992. Pada Pemilu selanjutnya, Agung terpilih kembali untuk duduk sebagai anggota DPR/MPR RI periode 1992-1997. Usia Agung Laksono ketika pertama kali duduk di kursi dewan baru berumur 38 tahun,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menuturkan, di tahun 1997 Presiden Soeharto meminta Agung Laksono menjadi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Kabinet Pembangunan VII. Saat Presiden Soeharto lengser di bulan Mei 1998, Agung Laksono tetep dipercaya sebagai Menpora oleh Presiden Habibie hingga tahun 1999.

Usai pemerintah Presiden Habibie berakhir di tahun 1999, Agung Laksono kembali masuk ke lembaga legislatif sebagai anggota DPR/MPR RI periode 1999-2004. Puncak karir Agung Laksono di ‘Senayan’, saat ia dipercaya memimpin DPR sebagai Ketua DPR RI periode 2004-2009.

“Pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2009-2014, Agung Laksono ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra). Presiden SBY juga pernah mempercayakan Agung Laksono menjadi pelaksana tugas (Plt) Menpora menggantikan Andi Mallarangeng yang tersangkut kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain, menjadi Plt Menteri Agama menggantikan Suryadharma Ali yang dijerat KPK terkait kasus suap,” urai Bamsoet.

Baca Juga:  Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, usai duduk di pemerintahan, Agung Laksono kembali fokus ke Partai Golkar. Terjadi dualisme kepemimpinan Partai Golkar saat Munas Golkar tahun 2014. Agung Laksono terpilih sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014-2019 versi Munas Ancol dan Aburizal Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014-2019 versi Munas Bali. Perpecahan di kubu Golkar ini bisa terselesaikan melalui Munas Partai Golkar di Bali tahun 2016 yang menetapkan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

“Dalam dunia bisnis Agung Laksono sempat memegang sejumlah posisi penting. Antara lain Wakil Komisaris Utama PT. Spinindo Mitradaya/PT. East Jakarta Industrial Park (EJIP) tahun 1996–1998, Pimpinan Umum Majalah Info Bisnis tahun 1994-1998, Direktur Utama PT. Cakrawala Andalas Televisi (AN-TEVE) tahun 1993-1998 serta Komisaris Utama PT. Mapalus Makawanua Charcoal Industry (PMDN) di Bitung, Sulawesi Utara periode tahun 1987 –1998,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 
Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan
Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran
Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan
Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama
Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur
DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:56 WIB

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 September 2026 - 21:52 WIB

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 September 2026 - 21:25 WIB

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 September 2026 - 21:21 WIB

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 Sep 2026 - 21:56 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 Sep 2026 - 21:52 WIB

Jurnalis Simpulindonesia.com melaporkan penanggung jawab PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), Muhamad Aris alias Pongki, ke Polda Sultra.

#indonesiaswasembada

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:32 WIB

WARGA Iran sumpah setia dengan pemimpinn barunya, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran. [Xin]

#indonesiaswasembada

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:25 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:21 WIB