Bamsoet Ajak Perhatian Kepada Anak Yatim

Jumat, 15 April 2022 | 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Pendiri Majelis Taklim Baitus Sholihin Bambang Soesatyo mengajak berbagai pihak, khususnya mereka yang mampu, agar mau memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Tidak hanya di Ramadhan saja, melainkan juga di bulan-bulan selanjutnya.

“Perhatian tidak harus berbentuk santunan saja. Tidak kalah penting adalah memberikan perhatian. Sehingga mereka bisa hidup tanpa kekurangan kasih sayang. Insya Allah, kelak dari para anak-anak yatim ini akan lahir para pemimpin yang amanah, sehingga bisa mendorong kemajuan Indonesia,” ujar Bamsoet saat menghadiri buka puasa dan santunan anak yatim yang diselenggarakan Yayasan Jakarta Berbagi Kasih (Jakarta with Love) di Jakarta, Kamis malam (14/4).

Baca Juga:  BURT DPR Tinjau Layanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini mengajak anak-anak yatim terus memberikan ekspresi rasa cintanya terhadap orang tua yang sudah wafat. Salah satunya dengan rajin memanjatkan doa. Tidak lupa, senantiasa menjadi pribadi yang baik dan mulia, sehingga para orang tua bisa tetap bahagia menyaksikan anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Walaupun sudah wafat, bukan berarti orang tua tidak bisa menyaksikan perilaku kita di dunia ini. Orang tua yang wafat memang sudah tidak hidup di dunia ini. Melainkan tetap hidup kekal di akhirat, dan yang paling penting, mereka tetap hidup di dalam hati kita masing-masing. Karenanya, jadilah anak baik yang bisa membuat orang tua kalian bangga,” pesan Bamsoet

Baca Juga:  Sumpah Pemuda 2026, Firman Ingatkan Ancaman Digital dan Narkoba

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini juga mengajak para anak-anak yatim mendoakan keselamatan bagi bangsa dan negara. Khususnya, agar perekonomian Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

“Mari kita bersama berdoa agar bangsa Indonesia selamat dari segala bencana dan marabahaya. Memohon perlindungan dari Allah merupakan salah satu usaha yang bisa kita lakukan. Selain melakukan berbagai usaha lain untuk mencegah dan mengatasi bencana,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB