Laporan : Vini

PONTIANAK – Sebanyak 240 orang Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2022-2023 di Aula STIKes Yarsi Pontianak Jalan Panglima Aim No 1 Pontianak Timur, Selasa 6 September 2022.

Hadir dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2022-2023, perwakilan Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Ketua Dewan Pembina Yarsi Pontianak, Pengurus Yayasan dan Seluruh Civitas Akademik STIKes Yarsi Pontianak.

Dalam sambutannya, Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Ners Uti Rusdian Hidayat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat di semua daerah yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak.

“Selamat datang dan bergabung di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak, Alhamdulillah tahun ini kita menerima 240 orang mahasiswa baru yang hari ini mengikuti PKKMB,” ucap Uti.

Ketua STIKes Yarsi Pontianak juga mengaku menerima tangung jawab yang besar di tahun ini dengan 240 orang mahasiswa baru, Ia mengatakan dari tahun-tahun sebelumnya di Tahun 2022-2023 STIKes Yarsi Pontianak menerima tanggung jawab yang lebih besar.

“Berkat dukungan dari semua pihak baik pengurus, dosen, alumni serta semua pihak kita bisa mendapat kepercayaan serta tanggung jawab yang besar, semoga ini menjadi hal yang lebih baik untuk STIKes Yarsi Pontianak ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua STIKes Yarsi Pontianak mengatakan bahwa, sesuai dengan tema Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2022-2023 yaitu Siap Menjadi Perawat Unggul, Islami Berbasis Tekhnologi (SPUIT) diharapkan bisa menjadikan Alumnus STIKes Yarsi lebih baik lagi.

“Alumnus STIKes Yarsi Pontianak kini sudah tersebar di semua daerah di Kalimantan Barat bahkan ada yang saat ini bekerja di beberapa negara tetangga baik sebagai tenaga kesehatan maupun sebagai pengusaha di bidang layanan kesehatan,” kata Ketua STIkes Pontianak.

Saat ini STIkes Yarsi Pontianak akan memberikan 3 program bantuan kepada mahasiswa yang belajar di STIKes Yarsi Pontianak, yaitu program studi lanjut kepada tenaga kesehatan perawat yang telah berjasa dalam penanganan kasus Pandemi Covid-19, kedua memberikan beasiswa full selama belajar di STIKes Yarsi Pontianak kepada Hafiz atau penghafal Al-Qur’an dan Mahasiswa yang mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Pemerintah.

“STIKes Yarsi Pontianak memberikan 3 skema program bantuan yang kita berikan kepada mahasiswa kita dengan masing-masing kriteria sebanyak 50 orang lebih,” jelas Uti.

Sementara itu Kabid Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, P Budi Raharjo yang menghadiri kegiatan PKKMB STIKes Yarsi Pontianak tersebut mengapresiasi perkembangan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ini, Inovasi serta kebijakan yang diambil sangat stategis dan sangat membantu Dinas Kesehatan.

“Apa yang dilakukan STIKes Yarsi Pontianak ini sangat baik, lakukan inovasi program sehingga merangsang minat dan bakat mahasiswanya, apalagi dengan adanya kegiatan PKKMB ini menggali minat dan bakat mahasiswa baru yang belajar disini,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Yarsi Pontianak, Dian Patria dan berharap dengan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) ini diharapkan dapat menambah pengalaman Mahasiswa yang akan belajar di STIKes Yarsi.

“Program STIKes Yarsi seperti yang disampaikan Ketua STIKes Yarsi Pontianak itu sangat baik, dan kami sangat mendukung hal tersebut, penjajakan lulusan STIKes Yarsi Pontianak dengan pihak luar termasuk dengan negara lain seperti di Malaysia, Jepang, Arab Saudi dan negara lainnya dalam bidang kesehatan tentu harus didukung dengan skill dan kemampuan yang harus disiapkan, STIKes Yarsi Pontianak akan mampu siapkan hal itu,” pungkas Dian.##

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini