Yandri Susanto Terima Aspirasi Permasalahan Pembangunan Bengkulu Selatan

Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua MPR Yandri Susanto menerima delegasi Bupati Bengkulu Selatan. Dalam audiensi ini Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menyampaikan aspirasi terkait berbagai permasalahan pembangunan di Bengkulu Selatan.

Delegasi Bupati Bengkulu Selatan sejumlah 18 orang di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Barli Halim didampingi wakil ketua dan anggota Fraksi PAN, serta jajaran kepala dinas Pemda Bengkulu Selatan.

Wakil Ketua MPR Yandri Susanto menerima delegasi Bupati Bengkulu Selatan di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Nusantara III Lantai 9 Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (30/8).

Dalam audiensi itu, Bupati Gusnan Mulyadi menyampaikan beberapa permasalah pembangun di berbagai sektor. “Dalam sektor pendidikan, intinya, sarana pendidikan sangat buruk. Ini disebabkan bangunan sudah tua dan kualitasnya rendah. Sementara jumlah murid sangat banyak. Bila dilakukan perluasan bangunan juga sangat sulit karena lahan terbatas. Kami berharap dorongan untuk mendapat kucuran dana aspirasi atau dari Kemendikbud,” katanya.

Permasalahan lain pembangunan di Bengkulu Selatan, lanjut Gusnan Mulyadi, adalah infrastruktur jalan. “Hampir rata-rata jalan provinsi rusak parah, juga jalan-jalan lain. PDAM juga tidak pernah untung karena mekanisasi. Bengkulu Selatan termasuk daerah kemiskinan ekstrim sehingga banyak bangunan rumah yang tidak layak huni yang jumlahnya sangat banyak,” ujarnya.

Baca Juga:  Hibah 2026 Lampung Selatan, Pemkab: Penganggaran Mengacu Ketentuan

Gusnan juga mengungkapkan permasalahan pembangunan lainnya seperti pelabuhan Pasar Bawah, pengembangan program food estate di Kecamatan Ulu Manna, Seginim, Air Nipis, Kedurang Ilir.

“Kami sudah presentasi rencana pengembangan food estate dan mendapat sambutan baik,” tuturnya. Food estate meliputi luas 35.701 hektare, terdiri dari tiga klaster, yaitu klaster I komoditas utama padi dan ikan, klaster 2 komoditas jagung dan kedelai, serta komoditas 3 komoditas kopi dan jagung.

“Kami minta dukungan untuk pengembangan food estate ini. Sebenarnya lahan untuk food estate ini sangat luas meliputi 4.000 hektar, namun belum maksimal karena belum ada jalan. Kalau program food estate ini jalan maka pendapat masyarakat bisa meningkat,” katanya.

Baca Juga:  4 Usulan Tiongkok soal Perdamaian Timur Tengah

Gusnan juga menyebut sektor lainnya yang perlu mendapat perhatian seperti pembangunan resi gudang dan revitalisasi pasar, serta pembangunan rehabilitasi narkoba, dan permasalahan kebencanaan (terutama banjir).

Menanggapi permasalahan pembangunan di Bengkulu Selatan, Yandri Susanto mengaku sudah mengetahui banyak permasalahan pembangunan di Bengkulu Selatan.

“Saya menyambut baik aspirasi terkait permasalahan pembangunan yang dihadapi pemerintah Bengkulu Selatan. Ini menunjukkan adanya keseriusan bupati dan DPRD untuk membangun Bengkulu Selatan. Bupati dan DPRD diberikan mandat oleh rakyat, dan sejatinya harus melakukan berbagai upaya,” katanya.

Yandri Susanto berjanji akan meneruskan dan mengkomunikasikan aspirasi itu kepada pihak-pihak yang membidangi seperti Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BNPB, dan Kementerian Pertanian.

“Tentu ada prosedur ketatanegaraan dan politik anggaran yang harus dilalui. Saya akan semaksimal memperjuangkan aspirasi itu tanpa melanggar ketentuan dan undang-undang yang berlaku. Tapi, bagaimana pun, anggaran pemerintah memang terbatas,” tuturnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB