Laporan: Anis
BANDARLAMPUNG-Suharso Monoarfa resmi diberhentikan dari jabatan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh Majelis dan Mahkamah Partai dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Serang, Banten, Senin (5/9).
Mukernas hanya menetapkan Mardiono sebagai Plt Ketum, sementara untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) masih dijabat oleh Arwani Thomafi.
Terpisah, Muhtasyar NU Provinsi Lampung, M. Alzier Dinias Thabranie (ADT) menegaskan, wajar jika Suharso dipecat. Karena menurut Alzier, Suharso pribadi yang tidak komit. Selain itu, Suharso tidak hormat dan patuh dengan kiyai.
Dikatakan mantan Ketua Golkar Lampung ini, Suharso lupa yang membesarkan PPP itu para kyai. “Ini yang namanya gak makan sekolahan. Dari sekolah rakyat dulu ada pepatah; Mulutmu Harimau mu. Nah, hari ini Suharso di lumat oleh omongannya dan tamat!?” pungkas ADT.##









![Tangkapan layar yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini menunjukkan para pejuang Houthi memeriksa jet tempur Arab Saudi yang ditembak jatuh di Provinsi Marib, Yaman, pada 16 September 2026. Kelompok Houthi Yaman pada Rabu (16/9) mengatakan bahwa mereka telah menembak jatuh jet tempur F-15 Arab Saudi di atas Provinsi Marib di Yaman timur laut, ketika konflik antara kedua pihak memasuki tahap baru operasi udara yang intensif dan serangan lintas perbatasan. [Xinhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Sadarlah-Tanah-Timur-Tengah-225x129.jpg)






