Wajah Baru DPR dan Fenomena McDonaldisasi

Selasa, 2 Juli 2024 | 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah Baru DPR
Prospek Indonesia setelah Pemilu 2024 menampilkan berbagai potensi dan tantangan yang signifikan dalam kancah politik, ekonomi, dan sosial. Pemilu diharapkan membawa perubahan positif melalui pemilihan para pemimpin yang berkomitmen untuk reformasi dan pembangunan. Wajah baru DPR RI tahun 2024 mencerminkan perubahan dinamis dalam lanskap politik nasional. Dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, Negara Indonesia kedepan akan didominasi Generasi Milenial dan Gen Z baik di masyarakat dan sistem politik Trias Politica (legislatif, eksekutif dan yudikatif), nilai-nilai McDonaldisasi tak bisa dihindari.

Anggota DPR dari kalangan muda yang serba digital nantinya harus tetap pada prinsipnya aspiratif, kemitraan dan kolaboratif. Bukan menumbuhkan gaya hidup hedonism. Ritzer pesimistis, pengaruh negatif McDonaldisasi dapat ditumpas habis, melainkan hanya dapat dikurangi. Bahkan aksi-aksi untuk membendung pengaruh negatif McDonaldisasi.

Cara terbaik, tiada lain adalah mengoptimalkan pengaruh positif McDonaldisasi sehingga akan menciptakan dunia yang lebih humanis. Wajah Baru DPR diharapkan mewujudkan Parlemen Modern ditengah sinisme dan rendahnya kepercayaan publik masih akan menjadi tantangan bagi DPR ke depan. Melalui parlemen yang modern dan terbuka akan terus berupaya menjawab kritikan masyarakat dengan menyajikan informasi-informasi positif mengenai apa yang telah dilakukan oleh DPR.

Baca Juga:  Longsoran Es dan Batu di Nepal Picu Musibah di Tiongkok

DPR perlu menjaga marwah dan kewibawaannya, serta memiliki kemandirian. Kemudian yang terpenting, dalam politik (DPR) keberadaan oposisi adalah keniscayaan. Jangan sampai Milenial dan Gen Z menghindari dunia politik. Padahal semua nadi kehidupan mereka dari urusan sandang pangan dan papan ditentukan legislasi atau kebijakan yang dibuat di Parlemen.

Peran Generasi Millenial sebagai kekuatan baru di Parlemen harus produktif dalam meningkatkan kerja kerja legislasi, pengawasan dan anggaran mewujudkan strategi perencanaan pembangunan berlandaskan ideologi Pancasila . Prospek DPR yang diisi oleh generasi milenial menghadirkan harapan baru untuk perubahan positif dalam dinamika politik dan pembuatan kebijakan.

Kehadiran milenial di parlemen diharapkan membawa inovasi dalam adopsi teknologi dan e-governance, yang dapat mempercepat proses legislasi dan meningkatkan transparansi. Generasi ini, yang aktif di media sosial, akan mampu meningkatkan partisipasi publik dan keterlibatan sosial, memastikan aspirasi masyarakat terutama generasi muda lebih terwakili. Dengan kepedulian terhadap isu-isu sosial, kesetaraan, dan keberlanjutan lingkungan, milenial dapat mendorong kebijakan progresif yang responsif terhadap tantangan zaman.

Baca Juga:  Komisi V DPR Kawal Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla Di Kalimantan Dan Sumatera

Mereka juga cenderung mengutamakan efisiensi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPR. Dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, milenial berpotensi memperkuat kerjasama lintas partai dan jaringan global, membawa pembaharuan politik yang lebih inklusif dan adaptif. Kehadiran generasi milenial di DPR RI diharapkan dapat membawa angin segar bagi demokrasi Indonesia, membangun budaya politik yang lebih bersih, etis, dan berorientasi pada pelayanan publik.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Fathul Muin


Sumber Berita : DPR/MPR/DPD RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB