UIN Songsong Kampus Internasional dan Digitalisasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yulizar

BANDAR LAMPUNG –  UIN Raden Intan Lampung akan fokus pada pengembangan internasionalisasi, digitalisasi dan kemandirian lembaga. Dalam menuju ketiga aspek tersebut, unsur pimpinan universitas dan unit kerja bahas strategi serta langkah teknis melalui Focus Group Discussion (FGD).

Rektor Prof Wan Jamaluddin PhD menjelaskan, program internasionalisasi ini diantaranya dengan mendorong prodi yang sudah terakareditasi A menuju akreditasi internasional. “Jurnal yang terindeks Sinta 2, kita dorong untuk terindeks internasional bereputasi,” katanya, Selasa, (24/05).

Dia melanjutkan, tahapan usulan program internasionalisasi dimulai dengan evaluasi kurikulum eksisting, kemudian penyusunan kurikulum berbasis outcome based education (OBE), dan implementasi kurikulum.

“Tujuan internasionalisasi ini diantaranya untuk meningkatkan standar dan kualitas pendidikan, memperoleh rekognisi dari dunia internasional, dan memperluas jangkauan layanan pendidikan secara global,” lanjutnya.

Baca Juga:  Dukungan Penuh, Kanwil Kemenag Lampung Intruksikan Pesantren dan Madrasah Agendakan Nobar dan Diskusi Film Ageman

Terkait digitalisasi, menurutnya, era digital saat ini mengharuskan lembaga pendidikan dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi dan semua layanan harus berbasis sistem. “Begitupun kemandirian, UIN sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dapat mengembangkan unit bisnis untuk menunjang kegiatan akademik maupun non-akademik,” jelasnya.

Rektor menekankan, kerja sama dengan banyak pihak, termasuk pihak internasional akan terus digalakkan dan diimplementasikan. “Hal lain yang belum dibahas secara detail, akan didalami dan dielaborasi secara bersama-sama,” sambungnya.

Prof Wan berharap kesungguhan, keseriusan, dan loyalitas dari para pimpinan dan sivitas akademika demi kemajuan UIN Raden Intan Lampung. “Kepada para senior dan guru besar, kami juga mohon masukan dan bimbingan dalam mengembangkan kampus ini. Semoga kita bisa merawat dan merajut kebersamaan, menatap masa depan, dan fokus dalam tugas masing-masing,” tambahnya.

Baca Juga:  Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat

Kemudian Wakil Rektor (WR) II Dr Safari Daud MAg selaku Ketua Panitia Pelaksana FGD melaporkan, FGD ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Pimpinan pada akhir Januari 2022 dan tindak lanjut dari Rencana Strategis menuju visi besar UIN Raden Intan Lampung.

“FGD Internasionalisasi, Digitalisasi, dan Kemandirian Pada Layanan Pendidikan ini akan dibahas dan diturunkan ketahap teknis,” papar Safari. Selain unsur pimpinan, FGD ini juga dihadiri oleh para guru besar dan Senat Universitas. Tercatat sebanyak 221 peserta yang mengikuti FGD tersebut. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat
Tinjauan Manajemen Strategik: Wacana Pengalihan Gaji ASN Melalui Koperasi Merah Putih
Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan
Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG
Sinergikan PSN Dan Program Daerah, Biar Gak Jalan Sendiri-Sendiri
Jihan Lepas THLC Wakili Lampung di Kompetisi Paduan Suara Internasional
Pastikan Percepatan Penanganan Karhutla, Wagub Jihan Pantau Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca
Udara Bandarlampung Aman!

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Tinjauan Manajemen Strategik: Wacana Pengalihan Gaji ASN Melalui Koperasi Merah Putih

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Sinergikan PSN Dan Program Daerah, Biar Gak Jalan Sendiri-Sendiri

Berita Terbaru

Berita Utama

Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan

Senin, 19 Okt 2026 - 11:56 WIB

Berita Utama

Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Senin, 19 Okt 2026 - 11:53 WIB