“Jangan berbaring di tempat tidur dalam keadaan terjaga. Jika kita naik ke tempat tidur dan menemukan bahwa kita tidak tertidur, jangan tinggal di tempat tidur,” ujar Leamey.
“Sebaliknya, bangun dan lakukan sesuatu yang menenangkan seperti membaca buku atau mandi busa,” saran dia.
2. Batasi asupan alkohol dan kafein sebelum tidur
Kafein berhubungan dengan kecemasan dan tidur dalam dua cara. Pertama, terlalu banyak kafein dapat memperburuk perasaan cemas. Yang kedua adalah kafein membuat kita tetap terjaga.
Oleh sebab itu, sebagai aturan, kita harus menghindari minum kafein selama enam jam sebelum tidur. Selain kafein, menurut Leamey alkohol juga dapat memengaruhi gejala kecemasan dan tidur dengan membuang ritme sirkadian tubuh.
“Bahkan jika kita merasa lebih mudah untuk tertidur setelah beberapa koktail, banyak orang bangun beberapa jam kemudian ketika tubuh mereka memetabolisme alkohol,” ungkapnya.
Dia pun menyarankan kita untuk menghindari minum alkohol setidaknya empat jam sebelum tidur.
3. Mencoba aplikasi meditasi
Aplikasi meditasi adalah cara cepat dan mudah untuk membantu diri lebih rileks lalu tertidur. Penelitian menunjukkan, meditasi dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Ini juga mampu mengurangi tekanan darah dan detak jantung kita.
sumber: health.kompas.com
1 2 3 Selanjutnya
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















