Tinjau Harga Bahan Pangan di Pasar Mataram, Warga Dukung Puan

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

MATARAM – Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, dalam kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kunjugannya ini, Puan ingin mengecek harga bahan-bahan pangan.

Kehadiran Puandi Pasar Kebon Roek, Sabtu (27/8), disambut hangat para pedagang dan pembeli. Didampingi Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Puan sesekali tampak menyapa masyarakat.

Puan kemudian mendatangi lapak-lapak pedagang sayuran dan bahan-bahan pokok. Sambil berdialog, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu turut berbelanja, mulai dari membeli sayur, lada, bawang goreng, bumbu-bumbuan, hingga telur.

“Saya sebagai Ketua DPR RI datang langsung ke Pasar Kebon Roek karena ingin merasakan bagaimana kondisi ekonomi dan perdagangan di Kota Mataram,” kata Puan.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi di Lampung, Pimpinan UIN Raden Intan Lampung Kunjungi Itera dan Unila

Mantan Menko PMK tersebut pun mengingatkan Pemerintah agar mewaspadai kenaikan harga-harga bahan pokok. Puan juga meminta agar Pemerintah memperbaiki fasilitas-fasilitas di pasar tradisional.

“Ini penting agar pembeli betah berlama-lama di sini, sehingga para penjual juga mendapat lebih banyak kesempatan untuk menjual barang-barangnya,” ucap cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

“Ini win-win solution ketika daya beli masyarakat terjaga, dan para pedagang juga bisa meningkat omsetnya,” sambung Puan.

Dalam kesempatan itu, beberapa masyarakat yang hadir memberikan dukungan agar Puan maju di Pilpres 2024.

Baca Juga:  Tak Ingin Kecolongan dari Nuryadin, Darussalam Menghadap Mabes Polri dan Ketua Komisi III DPR RI

“Puan capres kita, Puan capres kita,” teriak sejumlah warga.

Salah seorang warga Mataram bernama Amel mengatakan, Puan memiliki kapasitas jika menjadi seorang presiden.

“Saya senang kalu Mbak Puan bisa maju. Dia cocok menggantikan Pak Jokowi,” ungkap Amel.

Amel mengaku akan sangat gembira jika Puan maju dalam pilpres 2024. Apalagi cucu proklamator RI Bung Karno itu merupakan tokoh yang banyak memperjuangkan kaum perempuan.

“Pokoknya Mbak Puan hebat, semoga suara kita didengar,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Lampung Siapkan Listrik dari 1.000 Ton Sampah per Hari, Lampung Selatan Jadi Kunci Proyek PSEL Regional
Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen
WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal
Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*
Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital
Antusiasme Generasi Muda Menggema di Pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI di Jateng, MPR RI Bawa Semangat dan Penguatan Nilai Kebangsaan
Lewat Musda, Afriadi Resmi Nahkodai PDPM Mesuji
Polres Mesuji Ungkap Tindak Pidana Penimbunan BBM Bersubsidi, Sebanyak 4,2 Ton Solar Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 07:27 WIB

Lampung Siapkan Listrik dari 1.000 Ton Sampah per Hari, Lampung Selatan Jadi Kunci Proyek PSEL Regional

Minggu, 12 April 2026 - 07:24 WIB

Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan di Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai Targetkan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 97,82 persen

Minggu, 12 April 2026 - 07:21 WIB

WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 07:18 WIB

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*

Minggu, 12 April 2026 - 07:15 WIB

Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu*

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:18 WIB