Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama, Klinik Pratama UIN RIL Gelar Bimtek Basic Life Support

Rabu, 22 April 2026 | 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Klinik Pratama Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Basic Life Support (BLS) atau bantuan hidup dasar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 22–23 April 2026.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro AUPKK UIN RIL, Dr. H. Juanda Naim, M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut dan menegaskan dukungan pimpinan terhadap kegiatan teknis yang berdampak langsung bagi sivitas akademika.

Menurutnya, pelatihan BLS menjadi penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan mahasiswa dan seluruh keluarga besar kampus. Ia juga menyinggung jumlah mahasiswa UIN Raden Intan Lampung yang mencapai lebih dari 25 ribu orang, sehingga pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat ditularkan secara luas.

“Melalui peserta yang ikut hari ini, apa yang didapatkan baik teori maupun praktik bisa dibagikan kepada mahasiswa lain dan lingkungan sekitar. Pelatihan ini bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Juanda juga mendorong agar pelatihan serupa diperluas, termasuk melibatkan tenaga keamanan dan tenaga umum yang bertugas di lingkungan kampus. Menurutnya, mereka merupakan pihak yang sering berada di lapangan dan berpotensi menghadapi situasi darurat.

Ia turut mengusulkan agar materi bantuan hidup dasar dapat diperkenalkan sejak awal kepada mahasiswa baru, misalnya melalui kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), sehingga menjadi bekal dasar saat berinteraksi di masyarakat.

Baca Juga:  7 Fakta Menarik Pelatih Portugal Tersukses dalam Sejarah Sepak Bola

Juanda menekankan bahwa kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, keterampilan pertolongan pertama dinilai penting dimiliki oleh semua pihak.

“Kita tidak tahu kapan musibah terjadi. Dengan pelatihan seperti ini, setidaknya kita punya bekal untuk melakukan pertolongan pertama sebelum tenaga medis datang,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Layanan Kesehatan UIN RIL, Dr. Rika Damayanti, M.Kep., Ns., Sp.Kep.J., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan BLS tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua yang mendapat dukungan penuh dari pimpinan.

Ia menjelaskan, pelatihan diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Antusiasme peserta cukup tinggi, bahkan pendaftaran sempat membludak sebelum akhirnya ditutup.

“Kalau tidak ditutup, masih banyak yang ingin mendaftar. Ini menunjukkan minat yang besar terhadap pelatihan bantuan hidup dasar,” ujarnya.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian materi teori dan praktik. Hari pertama diisi dengan penyampaian teori oleh instruktur dari internal kampus, yakni dokter dan perawat Klinik Pratama. Sementara sesi praktik juga melibatkan instruktur dari Rumah Sakit Urip Sumoharjo yang telah bersertifikat.

Baca Juga:  UIN RIL Terima Audiensi Pegadaian, Bahas Kolaborasi Edukasi dan Pengembangan Mahasiswa

Setelah sesi utama, peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk melanjutkan praktik di Klinik Pratama UIN Raden Intan Lampung.

Rika menjelaskan, pelatihan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman peserta terkait protokol bantuan hidup dasar sesuai standar medis. Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan agar peserta percaya diri dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus henti jantung atau sumbatan jalan napas sebelum tenaga medis tiba. Ketiga, menumbuhkan budaya peduli dan jiwa kemanusiaan di lingkungan kampus.

“Kami berharap peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang siap digunakan ketika dibutuhkan,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang serta diperluas hingga ke masyarakat melalui program pengabdian.

“Kami ingin pelatihan ini tidak hanya berhenti di lingkungan kampus, tetapi juga bisa menjangkau masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIN Raden Intan Lampung dalam memperkuat peran perguruan tinggi yang tidak hanya berdampak di lingkungan internal, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam aspek kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata
Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:46 WIB

AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB