Publik juga ikut mengontrol kualitas karya pers antara lain dengan meragukan berita yang dihasilkan perusahaan media.
“Keragu-raguan publik terhadap informasi yang disampaikan media sebetulnya juga bisa dilihat sebagai alat kontrol. Kok bisa masyarakat tidak percaya sementara kita sudah bekerja sebaik mungkin. Itu bagian dari yang harus dipertanyakan, dan diharapkan mendorong kita (pekerja media) agar semakin baik di hari-hari berikutnya,” urai Teguh dalam dialog yang dipandu penyiar RRI Desy Natalie.
Teguh mengapresiasi kerja keras semua pihak, khususnya pekerja media, mengikis nuansa sektarian sehingga tidak lagi menonjol dan menjadi komoditas yang laku dijual.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya